PHI Perkuat Sinergi dengan Media, Produksi Migas Awal 2026 Lampaui Target
Manager Communications & CID Dony Indrawan bertemu dengan rekan-rekan media di Jakarta-Ave Sena - Harian Disway -
Di sisi lain, PT PHI mencatatkan kinerja positif pada awal 2026 dengan realisasi produksi minyak dan gas (migas) yang melampaui target.
Senior Manager Relations PHI, Handri Ramdhani mengungkapkan produksi minyak pada periode Januari hingga Februari 2026 mencapai 60.300 barel per hari (bph). Jumlah tersbeut melampaui target 49.400 bph atau sekitar 122 persen.
Produksi gas juga menunjukkan kinerja positif. Realisasinya, 606.000 kaki kubik per hari, melampaui target 583.000 MSCFD atau sekitar 104 persen.
BACA JUGA:Pertamina Hulu Energi Yakin Migas Tetap Jadi Pilar Ketahanan Energi Nasional
BACA JUGA:Dahlan Iskan Acungi Jempol, Pertamina Hulu Rokan Bisa Hasilkan 160 Ribu Lebih Barel per Hari
“Pada 2025 produksi minyak PHI mencapai 58.000 bph dari target 56.000 bph atau 104 persen. Sementara untuk gas, realisasi 2025 sebesar 630.000 MSCFD dari target 629.000 MSCFD,” ujar Handri.
Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari kontribusi lapangan utama, khususnya yang dikelola PT Pertamina Hulu Mahakam di Blok Mahakam, Kalimantan Timur.
Selain itu, upaya peningkatan produksi melalui eksplorasi dan pengeboran baru juga terus dilakukan sebagai bagian dari strategi mendukung target swasembada energi nasional.
BACA JUGA:Pertamina Hulu Rokan Rayakan HUT ke-6, Siap Hadapi Tantangan Masa Depan
Handri mengakui tantangan industri hulu migas masih cukup besar. Produksi minyak nasional saat ini dinilai masih belum mampu memenuhi kebutuhan domestik secara optimal.
Karena itu, PHI menyiapkan sejumlah proyek eksplorasi baru pada 2026, di antaranya SS113 di Blok Mahakam, TKLN 001 (Tingkilan) di PHE Maratua, serta SKBL 001 Sungai Besar di PT Pertamina EP Sangatta Field.
“Dengan kombinasi peningkatan produksi eksisting dan eksplorasi wilayah baru, kami berharap dapat terus berkontribusi dalam memperkuat ketahanan energi nasional,” tambahnya. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: