Kejar Target Keselamatan, BTP Surabaya Tutup 181 Perlintasan Sebidang Liar hingga Akhir 2025
Warga Kelurahan Duri Pulo, Jakarta Pusat nekat membuka lagi jalur perlintasan liar (JPL) di kolong flyover roxy.-Sabrina Hutajulu-
SURABAYA, HARIAN DISWAY – Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Surabaya terus memperketat pengawasan dan pengamanan jalur kereta api di wilayah Jawa Timur. Hingga akhir tahun 2025, tercatat sebanyak 181 perlintasan sebidang liar di seluruh Jatim telah resmi ditutup guna menekan angka kecelakaan di perlintasan kereta api.
Langkah untuk mengurangi jumlah perlintasan sebidang tanpa palang pintu tak hanya dilakukan oleh BTP. Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim juga melakukan langkah serupa untuk membantu mengurangi risiko kecelakaan di persimpangan jalan raya dan rel kereta api itu.
Kepala Bidang Perkeretaapian dan Jaringan Transportasi Dishub Jatim Joko Pitoyo mengungkapkan, bahwa langkah ini merupakan bagian dari koordinasi intensif antara pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, dan pemerintah daerah setempat.
"Hingga akhir 2025, total se-Jawa Timur kami telah menutup 181 perlintasan. Saat ini, masih ada sekitar 82 perlintasan sebidang liar yang tersisa di Jatim. Target kami adalah menutup setidaknya 20 persen atau sekitar 16 perlintasan lagi dalam waktu dekat," ujar Joko pada kepada Harian Disway Selasa, 5 Mei 2026.
BACA JUGA:Jalankan Instruksi Presiden, Kemenhub Percepat Penertiban 4 Ribu Perlintasan Sebidang
BACA JUGA:Masih Ada 220 Perlintasan Sebidang di Jatim Tak Berpalang Pintu
Joko menekankan bahwa keberhasilan penutupan ini sangat bergantung pada koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota di Jatim. Hal itu dikarenakan mayoritas perlintasan liar tersebut berada di ruas jalan kabupaten atau kota.
Secara spesifik, Joko memaparkan kondisi di wilayah Blitar Raya. Pekan lalu, satu titik perlintasan di Jalan Imam Bonjol Kota Blitar menjadi lokasi tabrakan antara Kereta Commuter Line Dhoho relasi Kertosono-Malang dan sebuah truk pengangkut pasir.

Kemenhub percepat penertiban di empat ribu perlintasan sebidang di jalur KA aktif di seluruh Indonesia pasca tragedi Bekasi Timur -DJKA Kemenhub-
Di Kabupaten Blitar, kata Joko, kini terdapat 63 perlintasan sebidang. Rinciannya, 10 titik dijaga oleh KAI, 21 titik dijaga oleh Pemda, 28 titik tidak dijaga, dan 4 titik merupakan perlintasan liar.
"Untuk di Kabupaten Blitar, target kita bersama Pemda dan KAI akan menutup 4 perlintasan liar yang masih tersisa," kata Joko. Hingga akhir 2025, sebenarnya di wilayah tersebut sudah ada penutupan 16 perlintasan liar.
Peningkatan infrastruktur keamanan di Kabupaten Blitar juga terus berjalan melalui pembangunan Jalur Perlintasan Langsung (JPL). Dishub Jatim mengalokasikan pembangunan 10 JPL dalam kurun waktu 2023-2025, sementara Dishub Blitar membangun 11 JPL.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: