Panduan Waras Bertahan Hidup di Era Dolar Gila
Dolar Rp17.500! Simak strategi psikologis mental budgeting agar keuangan tetap waras saat rupiah sakit.-Nano Banana 2-Nano Banana 2
Di rumah, ayah-ibu adalah pemimpin. Di kantor, atasan adalah pemimpin. Di warung, pemilik usaha adalah pemimpin. Di grup WhatsApp, bahkan admin pun bisa menjadi pemimpin suasana. Jangan menjadi penyebar panik. Jadilah penenang yang masuk akal.
Strategi kelima adalah memakai self-regulation atau kemampuan mengatur diri. Ini bukan teori rumit. Intinya sederhana: berhenti sebentar sebelum bereaksi.
- Mau belanja? Tunda dulu 24 jam.
- Mau menyebarkan berita soal dolar? Cek dulu sumbernya.
- Mau marah karena harga naik? Tarik napas dulu.
- Mau mengambil keputusan besar? Hitung dulu risikonya.
Kadang yang menyelamatkan kita bukan keputusan besar, tetapi jeda kecil. Jeda sebelum membeli. Jeda sebelum bicara. Jeda sebelum panik.
Rupiah yang melemah memang membuat hidup terasa lebih berat. Tetapi keadaan akan makin berat kalau masyarakat kehilangan ketenangan. Ekonomi yang goyah tidak boleh ditambah dengan psikologi yang rapuh.
Dolar naik harus menjadi alarm. Bukan alasan untuk kehilangan akal sehat. Alarm gunanya membangunkan, bukan membuat orang berteriak sepanjang hari. Maka, mari lebih hemat. Lebih cermat. Lebih selektif membaca informasi. Lebih tenang mengambil keputusan. Lebih kompak dalam keluarga. Lebih bijak dalam berbelanja.
Dolar boleh naik. Harga boleh berubah. Pasar boleh berguncang. Tetapi jangan biarkan kepanikan mengambil alih kepala kita. Sebab dalam situasi seperti ini, yang paling mahal bukan hanya dolar. Yang paling mahal adalah ketenangan.
*) Guru Besar Psikologi Sosial Universitas Airlangga dan Rektor Universitas 45 Surabaya periode 2025-2029
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: