Pembunuhan di Antara Tiga Sekawan di Langkat, Sumut: Efek Kejahatan Iblis

Pembunuhan di Antara Tiga Sekawan di Langkat, Sumut: Efek Kejahatan Iblis

ILUSTRASI Pembunuhan di Antara Tiga Sekawan di Langkat, Sumut: Efek Kejahatan Iblis.-Arya/AI-Harian Disway-

Kasus ini unik. Ada tiga pria bertetangga di Dusun IV Lau Mulgap, Langkat, Sumut: Tosa, 55; Jenda, 55; dan Sukmo, 30. Mereka penjaga di kebun sawit milik Gunawan di dusun itu juga. Jenda dan Sukmo membunuh Tosa karena sering mencuri sawit yang mereka jaga.

KOK tega, para pelaku membunuh korban. Padahal, mereka semua berkawan, bertetangga, dan teman sepekerjaan meski giliran jaga berbeda-beda. Semestinya, pencurian itu cukup dilaporkan ke bos mereka, Gunawan, kan beres?

Kapolres Langkat AKBP Henry P.H. Tambunan, kepada wartawan, Rabu, 9 September 2026, menceritakan kronologinya. Dari kronologi, kelihatan keunikan perkara itu.

Senin, 31 Agustus 2026, Jenda bekerja, menjaga kebun sawit itu. Sekitar pukul 09.30 WIB ia melihat buah kelapa sawit yang ia jaga banyak yang hilang. Ia curiga, Tosa pencurinya. Sebab, sudah beberapa kali begitu. Tosa sudah ditegur, masih begitu lagi.

BACA JUGA:Pembunuhan Dua Gadis Bersaudara di Banyuasin Diungkap: Terkait Restu Ortu

BACA JUGA:Pembunuhan Perempuan Motif Cemburu di Pos Ronda Demak: Kontradiksi Cemburu

Sorenya, giliran jaga kebun berganti Sukmo. Jenda pun pulang. 

Sekitar pukul 15.45 Sukmo melihat Tosa naik motor melewati kebun, melewati pos jaga, sehingga Sukmo melihatnya. Sukmo curiga, Tosa akan mencuri sawit lagi. Sebab, Tosa membawa along-along (keranjang besar) yang biasa untuk memuat sawit.

Sukmo lantas meninggalkan pos jaga. Ia mendatangi rumah Jenda, melaporkan hal itu. 

Jenda emosi karena dilapori Sukmo. Jenda mengatakan, ”kalau jumpa ia (Tosa) nanti, ayo kita hantam aja, mau?” Dijawab Sukmo, ”hayooo…”

Saat itu juga mereka merencanakan membunuh Tosa. Mereka menyiapkan senjata. Masing-masing menyiapkan parang besar, sepanjang sekitar 80 sentimeter. Jenda malah membawa senapan berburu berupa senapan angin, selain sebilah parang.

BACA JUGA:Pembunuhan Sekeluarga di Palu Diungkap Polisi: Kekerasan Terselubung

BACA JUGA:Pembunuhan Gadis 11 Tahun di Merauke Diungkap Polisi: Pelaku Tidak Sabar

Kemudian, Sukmo dan Jenda naik motor menuju kebun sawit. Mereka sengaja mencari Tosa. Namun, di kebun yang luas itu, tidak gampang mencari seseorang. Mereka lalu kembali ke pos jaga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: