Homer Jadi Guru Penting bagi Siswa di Era Postmodern

Homer Jadi Guru Penting bagi Siswa di Era Postmodern

Karya Homer yang berjudul The Odyssey memiliki banyak fakta menarik yang sampai saat ini masih relevan untuk dibicarakan--X @FilmUpdates

Kisah Aeneas, pengabdiannya kepada Jupiter, perjalanannya ke dunia bawah, hingga misinya menyatukan berbagai suku di Italia. Kemudian berkembang menjadi kisah asal-usul yang membentuk mitos nasional Romawi.

Karena itu, puisi Virgil memiliki lapisan politik yang kuat. Hal serupa juga dapat ditemukan dalam karya epik lain. Seperti Divine Comedy karya Dante serta Ramayana dan Mahabharata dari India.

Karya-karya tersebut tidak hanya menceritakan manusia dan kehidupannya. Tetapi juga berkaitan dengan bagaimana sejarah dipahami. 

BACA JUGA:Fakta Menarik The Odyssey, Karya Homer yang Akan Diadaptasi menjadi Film oleh Christopher Nolan

BACA JUGA:The Odyssey Siap Hadir di Rumah, Versi Digital dan 4K Blu-ray Rilis November 2026

Pertanyaan pentingnya adalah apakah sejarah memiliki pola tertentu yang dapat dijelaskan melalui karya sastra.

Homer, menurut ulasan dilansir Arts of Liberty, tidak terlihat berusaha memberikan jawaban mengenai pola sejarah tersebut. 

Ia juga tidak secara aktif menyangkal keberadaannya. Pertanyaan itu mungkin memang belum menjadi persoalan baginya.

Justru karena itu, Homer dapat menghadirkan berbagai sisi kehidupan. Tanpa harus tunduk pada gagasan politik, filsafat, atau estetika tertentu. 


Akses menuju gua di Turki yang dipenuhi bebatuan. Gua itu diyakini sebagai tempat Homer menulis The Odyssey.-Ahmet Ayberk Cimen / AFP-rfi.fr

BACA JUGA:Viking Draken Harald Harfagre, Kapal Unik yang Tampil dalam Film The Odyssey

BACA JUGA:Mengenal Xenia, Hukum Zeus dalam The Odyssey

Perang dan perdamaian, cinta dan kebencian, kehidupan dan kematian, alam dan masyarakat, kekerasan dan ketenangan, serta manusia dan para dewa. Semua hadir secara bersamaan.

Nietzsche bahkan menggambarkan Homer sebagai sosok yang memiliki keagungan yang sulit diungkapkan. 

Homer tidak berusaha menghilangkan sisi kehidupan yang bertentangan demi mempertahankan sebuah gagasan tertentu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: arts of liberty