Sylvester Stallone Akui Nepotisme dalam Casting Putrinya di Tulsa King

Sylvester Stallone Akui Nepotisme dalam Casting Putrinya di Tulsa King

Scarlet Rose Stallone, putri Sylvester Stallone berakting dalam Tulsa King. Sylvester akui adanya nepotisme.--Variety

HARIAN DISWAY - Sylvester Stallone secara terbuka mengakui adanya nepotisme dalam pemilihan putrinya, Scarlet Rose Stallone, untuk serial Tulsa King.

Aktor berusia 80 tahun itu menilai orang tua wajar memberikan keuntungan kepada anak-anak mereka. Namun, sang anak tetap harus membuktikan kemampuannya.

“Orang bilang nepotisme itu buruk. Saya bilang, Anda bukan orang tua yang baik jika tidak pernah melakukan sedikit nepotisme,” ujar Stallone dilansir USA Today.

Ia menegaskan bahwa orang tua tentu ingin memberikan kesempatan terbaik bagi anak-anaknya.

BACA JUGA:Tulsa King Diperpanjang ke Musim 5, Cerita Dwight Manfredi Berlanjut di New York

BACA JUGA:Pamela Anderson Tanggapi Penyangkalan Sylvester Stallone Soal Tawaran Porsche dan Kondominium

“Tentu saja itu nepotisme. Itulah alasan kita menjadi orang tua. Kita ingin yang terbaik bagi anak-anak kita,” katanya.


Sylvester Stallone, pemeran utama serial Tulsa King. Paramount+ memperpanjang Tulsa King ke musim kelima. -Daily Mail-

Scarlet berperan sebagai Spencer dalam Tulsa King, serial Paramount+ yang dibintangi ayahnya sebagai Dwight “The General” Manfredi.

Selain itu, empat aktor baru bergabung sebagai pemeran tetap. Yakni Erik Palladino, Glenn Fleshler, Anthony Skordi, dan Nickola Shreli.

Stallone menjadi bos mafia yang diasingkan ke Tulsa, Oklahoma. Sebelumnya, ia pernah menjalani hukuman penjara selama 25 tahun.

BACA JUGA:Sylvester Stallone Beber Alasan Rujuk di Reality Show

BACA JUGA:Gabung The Expendables 4, Iko Uwais Melawan Statham dan Stallone

Setelah diperkenalkan pada musim pertama, Scarlet kembali pada musim keempat dengan peran yang lebih besar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: variety