Akibat buruk yang bisa dirasakan oleh anak kata Budi pada awalnya berbentuk nyeri di bagian penis. Kemudian, muncul pembengkakan.
Bila semakin lama dibiarkan, terjadi kerusakan kepala penis dan warna kepala penis berubah kehitaman.
BACA JUGA: Mengulik Jenis-Jenis Penyakit Hepatitis, Ada yang Sampai Penyakit Kronis
Bila sudah terlambat, jalan satu-satunya yang dapat dilakukan adalah sunat. Dengan memotong kulup atau kulit terluar kepala penis. Dengan begitu, jaminan kesehatan dan kebersihan penis anak akan lebih terjaga.
Jika sudah kerusakan parah, maka diharuskan jalan operasi dan pembedahan khusus.
“Oleh karena itu, orang tua harus aware pada anak yang main penis. Bahwa kondisi yang sebelumnya ditutup kulit penis, tapi tiba tiba terbuka perlu diwaspada,” tegas Budi.
“Kadangkala anak memainkan penis, lalu kulup penis terjerat. Sehingga orang tua harus segera cari pertolongan pada tenaga medis yang berpengalaman di bidangnya. Yaitu, tenaga medis urologi,” pungkasnya. (*)