Dua-duanya pegang pisau di urat nadi lawan. Sama-sama takut. Tapi, gengsi untuk mundur.
Mundur, malu. Maju, jadi abu.
Suara jet di langit itu bukan detak jam. Itu bunyi korek api yang sedang digesek di dalam gudang mesiu.
Kita tinggal tunggu siapa yang tepercik lebih dahulu. (*)
*) Efatha Filomeno Borromeu Duarte adalah Dosen ilmu politik Universitas Udayana.