Perampokan Sadis di Rumah Bos Sate di Boyolali: Rampok atau Dendam?

Sabtu 31-01-2026,10:33 WIB
Oleh: Djono W. Oesman

Perampokan-pembunuhan terjadi di rumah bos sate Purwanto, 38, di Dukuh Pengkol, Boyolali, Kamis, 29 Januari 2026. Tersangka Agus, 30, tetangga korban, punya utang ke korban. Ditagih, ia malah marah. Perampokan menewaskan anak Purwanto, Adisa Orlin, 6, dan melukai (parah) ibunyi, Daryanti, 33.

KASUS ini campur aduk antara perampokan, pembunuhan, dan utang piutang serta kecemburuan sosial. Purwanto penjual sate sukses. Rumah keluarganya paling mewah di Dukuh Pengkol. Rumah besar dan paling indah di dukuh tersebut. Lokasinya terpencil dikelilingi kebun jati.

Purwanto tidak tinggal di situ. Ia tinggal di Singkawang, Kalbar, menekuni jualan sate kambing di sana. Sudah 15 tahun di sana. Sukses. Hampir setiap hari ia komunikasi telepon dengan istri dan dua anak perempuannya di dukuh itu. Sesekali ia pulang, lalu balik ke Singkawang lagi.

BACA JUGA:Perampokan-Pembunuhan Pengacara di Cilacap: Pelaku Rencanakan Matang

BACA JUGA:Motif Perampokan Disertai Pembunuhan Perempuan Pedagang Mobil Bekas di Jambi: Bentuk Kejahatan Berganda

Pelaku Agus, miskin, tinggal di dukuh itu juga, tapi beda RT. Ia sering berutang ke istri Purwanto, Daryanti. Belakangan utangnya ditagih, ia malah marah. Lalu, ia merampok-menggorok Daryanti. Namun, nyawa Daryanti terselamatkan. Dia dirawat di RSUD Simo, Boyolali.

Penghuni rumah saat itu Daryanti dan anak bungsunya, Adisa Orlin, yang masih TK. Anak sulungnyi, CF, 11, sedang mengaji di rumah neneknyi di dukuh itu juga. Adisa ditemukan tewas ditenggelamkan pelaku di bak mandi.

Agus ditangkap polisi di rumah kerabatnya di Kudus, Jumat pagi, 30 Januari 2026.

Keluarga korban bernama Wahyudi, 60, kepada wartawan, Jumat, 30 Januari 2026, menceritakan, Agus punya utang kepada Daryanti. Tidak disebut nominalnya. Setiap ditagih, Agus selalu mbulet (beralasan belum bisa bayar).

BACA JUGA:Perampokan dan Pembunuhan di Pujon, Malang: Pelajari Taktik Perampok

BACA JUGA:Korban Perampokan dan Pembunuhan di Situasi yang Salah

Wahyudi: ”Sekitar lima hari lalu, Daryanti menagih ke Agus lagi. Agus bilang, enggak ada uang sambil marah-marah. Akhirnya Agus melakukan penganiayaan itu. Entah itu perampokan atau dendam terkait ditagih utang. Yang pasti, motor Scoopy dan perhiasan emas korban hilang, diduga digondol pelaku.”

Hubungan antara korban dan pelaku, menurutnya, sebenarnya baik. Istri Agus sering bermain dan berkunjung ke rumah Daryanti. Cuma, ya itu tadi. Pelaku sering utang ke korban.

Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, kepada wartawan, Jumat, 30 Januari 2026, mengatakan, pelaku ditangkap di Kudus pada Jumat subuh, 30 Januari 2026.

Indra: ”Dalam waktu kurang dari satu kali dua puluh empat jam, kami dari Polres dan Jatanras Polda Jateng berhasil menangkap terduga pelaku pencurian dengan kekerasan berinisial A, usia 30 tahun. Pelaku cuma satu orang.” 

Kategori :