Covid-19 justru jadi berkah tak terduga. Banyak orang PHK beralih jadi penjual pentol Kabul dengan sistem mengambil barang langsung darinya. "Kami kasih harga murah. Mereka jual sendiri, kami untung dari volume," jelasnya.
Jaringannya melebar ke Gresik, Lamongan, hingga Bondowoso. Kini, 97 stan berdiri di seluruh Jawa Timur. Dari pesisir Lamongan hingga perbatasan Kediri.
Di balik kesederhanaan itu tersimpan filosofi hidup yang ia serap dari tulisan Dahlan Iskan semasa ia menjadi Menteri BUMN: Kerja, kerja, kerja. “Setiap Senin saya selalu baca tulisannya. Harus baca dua kali. Karena kalau sekali, sayanya enggak paham. Jadi, mindset itu yang membentuk saya," katanya.
Ada satu kalimat yang ia pegang sejak 18 tahun lalu, “Dalam bisnis, tak ada alasan untuk berhenti. Meski hujan, saya harus tetap jualan.”
Hujan boleh turun, tapi pentol harus tetap tercetak. Dan impian harus terus direbus hingga matang sempurna. (*)
Misi Pusatkan Bisnis di Sidoarjo. Baca besok...!