Eks Relawan Jokowi Copot Seragam saat Konsolidasi Ganjar-Mahfud MD di Surabaya

Eks Relawan Jokowi Copot Seragam saat Konsolidasi Ganjar-Mahfud MD di Surabaya

Ketua DPP PDIP Puan Maharani berfoto bersama dengan para relawan seusai Konsolidasi Relawan Ganjar-Mahfud bersama Puan Maharani pada 21 Oktober 2023 di Ballroom Grand City, Surabaya-Muchamad Ma'ruf Zaky-Harian Disway-

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Konsolidasi capres dan cawapres Ganjar-Mahfud diwarnai sejumlah orasi beserta aksi dari para relawan.

Acara yang berlangsung pada Sabtu, 21 Oktober 2023, di Grand City Ballroom, Surabaya, berlangsung cukup meriah.

Acara dimulai dengan live music dan diikuti datangnya Ketua DPP PDIP Puan Maharani. 

Kemudian, di tengah acara, sekitar empat orang dari perwakilan organ ditunjuk untuk maju ke depan podium, dengan menyuarakan konsolidasi bacapres mereka dengan semangat menggebu-gebu.

BACA JUGA:Sapa Relawan Ganjar-Mahfud, Puan Maharani Target Raih 60 Persen Suara di Jatim

BACA JUGA:Beneran Nyalon? Gibran Muncul di Tugu Proklamasi, Massa Pendukung Teriakkan Indonesia Memanggil Gibran

Saking semangatnya, salah satu relawan yang bernama Heru Purnomo mengamuk dan menyenggol nama Jokowi di hadapan 2 ribu relawan lainnya.


Ketua DPP PDIP Puan Maharani saat Konferensi Pers seusai Konsolidasi Relawan Ganjar-Mahfud bersama Puan Maharani pada 21 Oktober 2023 di Ballroom Grand City, Surabaya-Muchamad Ma'ruf Zaky-Harian Disway-

Heri yang sempat menjadi Ketua DPD Relawan Rumah Jokowi mengungkapkan kekesalannya.

Dalam orasinya, Ia menilai bahwa Jokowi tidak mendukung Ganjar dalam pilres 2024.

Bahkan, saat berada di ujung pidato, Heri yang kecewa lalu melepas seragam yang bertuliskan "Rumah Jokowi Kebaikan" dan melemparkannya ke lantai.

Ia menghempaskan baju itu seraya berteriak "Kami kecewa dengan Rumah Jokowi!" Sontak relawan lain yang terbawa suasana Heri, langsung bergemuruh atas aksinya. 

"Mohon maaf kami akan melepas baju yang kami cintai. Kami kecewa dengan Rumah Jokowi" ujar Heru sambil teriak.

BACA JUGA:Para Tuna Netra Serentak Membaca Alquran di Jalan Tunjungan: Yang Difabel Saja Mau Membaca, Kenapa Yang Normal Tidak?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: