Jelang Nataru, Satgas Pangan Polres Malang Pantau Pasar

Jelang Nataru, Satgas Pangan Polres Malang Pantau Pasar

Satgas Pangan Polres Malang memantau harga dan ketersediaan bahan pokok di pasar.-Humas Polres Malang-

MALANG, HARIAN DISWAY  — kewaspadaan menghadapi lonjakan harga dan stok menjelang natal dan tahun baru sudah dilakukan. Salah satunya oleh satgas Pangan Satreskrim Polres MALANG bersama Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten MALANG.

Mereka menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah pasar wilayah Kabupaten Malang. Ini dilakukan sebagai upaya memastikan ketersediaan bahan pokok menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.

Kanit Tipidsus Iptu Choirul Mustofa menyampaikan, sidak ini dilaksanakan dengan kerjasama bersama Dinas Pasar Kabupaten Malang. 

Tujuannya adalah untuk memantau ketersediaan bahan pokok, terutama yang menjadi kebutuhan utama masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru.

BACA JUGA: Tegas! Polres Malang Bongkar Arena Sabung Ayam di Wonokerto, Bantur

BACA JUGA:Modal KTP dan Dokumen Palsu, 2 Wanita asal Malang Kibuli Bank

Tim Satgas Pangan memulai pemantauan di Pasar Kepanjen sekitar pukul 12.00 WIB. 

"Satgas Pangan berupaya melakukan sidak pasar untuk memastikan ketersediaan bahan pokok, terutama yang menjadi kebutuhan masyarakat menjelang Nataru," ungkap Iptu Choirul saat berada di Pasar Kepanjen, Rabu, 15 November 2023.

Pemantauan dilakukan tidak hanya di Pasar Kepanjen, tetapi juga melibatkan sejumlah pasar lain di wilayah Kabupaten Malang. Termasuk Pasar Singosari, Pasar Sengguruh, dan Pasar Kepanjen. 

Hasil sidak menunjukkan bahwa sejumlah bahan pokok mengalami kenaikan harga, meskipun masih dalam batas wajar dan tidak signifikan.

BACA JUGA:Musim Hujan Mulai Datang, Sie Dokkes Polresta Malang Fogging

BACA JUGA:Modus Suntik Tabung, Polresta Malang Kota Ungkap Penyalahgunaan Gas LPG Bersubsidi

Salah satu contohnya adalah harga cabai yang kini berkisar antara Rp 60.000 hingga Rp 70.000 per kilogram. 

Kenaikan ini, menurut Choirul, terjadi akibat efek kemarau panjang yang melanda Indonesia, mengakibatkan berkurangnya produksi cabai di seluruh wilayah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: