Para Juragan di Timses

Para Juragan di Timses

Ilustrasi timses capres di pemilu 2024.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-

KITA pernah punya cerita menarik: pasangan suami istri konglomerat mendukung kubu capres yang berbeda.

Sang suami, Murdaya Poo, menjadi bendahara PDIP. Sebaliknya, sang istri, Hartati Murdaya, menjadi anggota Dewan Pembina Demokrat. Padahal, di era itu (Pilpres 2004 dan 2009), si merah (PDIP) dan si biru (Demokrat) berseteru berat.

Para juragan besar tersebut menjadi salah satu sumber ”gizi”. Mengarungi pilpres butuh dana besar. Fahri Hamzah, mantan wakil ketua DPR, pernah menyebut minimal Rp 5 triliun. 

BACA JUGA: Tim Sukses

Kini siapa konglomerat yang berani secara terbuka mendukung capres? 

Setelah tiga kubu mengeluarkan daftar tim sukses, perkubuan orang tajir kini mulai terlihat. 

Di kubu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar ada nama Jan Darmadi, konglomerat properti.

Posisi Darmadi juga bukan asal tempel nama. Ia masuk jajaran dewan pembina. Kolom paling atas yang diketuai langsung Surya Paloh. Anggotanya tak banyak, para pimpinan tertinggi partai pengusung. Termasuk Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Aljufri, Presiden PKS Ahmad Syaikhu, dan Waketum PKB Hanif Dakhiri.

BACA JUGA: Suksesnya Tim Sukses

Darmadi pernah menjadi anggota Wantimpres (Dewan Pertimbangan Presiden) priode pertama Jokowi.  Namun, namanya lebih dikenal sebagai juragan properti, pemilik Hotel Mandarin Jakarta dan belasan hotel lainnya. Jakarta Theater yang legendaris di Jalan Thamrin juga miliknya. Bisnis properti menyebar dari Jakarta hingga Bali.

Pengusaha lain di timses Anies adalah Hendra Suhada, pengusaha travel asal Bandung. Juga, Soetrisno Bachir. Kalau pun mau disebut, nama Surya Paloh juga bisa dikatakan sebagai pengusaha media.

Di kubu Ganjar Pranowo-Mahfud MD ada nama bos MNC Group Hary Tanoesoedibjo. Penguasa sejumlah stasiun televisi itu menduduki posisi dewan pembina. Ganjar pernah tampil berwudu saat tayangan azan di TV milik Hary Tanoe.

BACA JUGA: Ketokohan Kuat, Emil Dardak Dorong Khofifah Jadi Pimpinan Timses Prabowo-Gibran di Jatim

Jangan lupa, ada pula Sandiaga Uno, menteri tertajir. Salah seorang pemilik Saratoga Investama itu, dalam LHKPN, mengaku berharta lebih dari Rp 10 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: