Salat Idulfitri di Balai Kota Surabaya Jadi Simbol Kebersihan Hati

Suasana Salat Id di Balai Kota Surabaya, Senin, 31 Maret 2025-Agustinus Fransisco-Harian Disway
Khotbah kali ini juga mengusung tema yang sangat relevan. KH Ali Aziz menekankan pentingnya hidup terencana dan tidak sekadar mengalir.
"Pijakan saya di khotbah ini adalah surat Al Hasyr ayat 18. Ayat itu menuntun kita untuk memikirkan hari esok," bebernya.
Pesan tersebut memberikan dorongan bagi jamaah untuk memikirkan masa depan dan menjalani hidup dengan lebih terarah.
Dengan pelaksanaan Salat Id di Balai Kota Surabaya, diharapkan warga bisa lebih menyadari pentingnya kebersihan hati dan kepedulian sosial.
"Semoga kita semua yang hadir di sini sukses dunianya, sukses akhiratnya," tutup KH Ali Aziz.
BACA JUGA:Masjid Ikon Surabaya (25): Arsitektur Tionghoa Muslim, Pat Kwa dan Delapan Pintu Surga
BACA JUGA:Masjid Ikon Surabaya (26): Muslim Tionghoa Di Balik Berdirinya Masjid Cheng Ho
Salat Id di Balai Kota Surabaya sekaligus menjadi penanda kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa bagi warga Kota Pahlawan.
Suasana di Balai Kota Surabaya sangat meriah, namun tetap khidmat selama salat.
Setelah Salat Id, jamaah saling bermaaf-maafan. Menunjukan bahwa mereka saling menguatkan tali silaturahmi di antara satu sama lain. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: