Larangan Parkir Jalan Tunjungan Berlaku Permanen, Kini Ramah Pejalan Kaki

Suasana Jalan Tunjungan Surabaya kini terbebas dari macet. Rambu-rambu larangan parkir tepi jalan umum mulai dipasang di troroar. Para pejalan kaki pun bisa berjalan dengan tenang.-Moch. Sahirol Layeli-Harian Disway-
Senada dengan Agung, dosen Fakultas Teknik Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Siswoyo menilai, memang sudah waktunya pemerintah kota melakukan penataan TJU. Apalagi parkir di tepi jalan sudah sering mengganggu kelancaran lalu lintas. ”Sudah waktunya ada penyesuaian,” ujar Siswoyo.
Kebijakan larangan parkir di TJU kawasan Wisata Tunjungan Romansa juga disambut positif oleh warga. Salah satunya Novita Rachmi, warga Ngagel, Surabaya.
Menurut Novita, hilangnya kendaraan yang parkir di tepi jalan membuat suasana Tunjungan terasa lebih nyaman dan tertib. Ia menyebut kawasan wisata kini lebih ramah terhadap pejalan kaki.
“Sekarang Tunjungan benar-benar bisa dinikmati. Tidak ada lagi mobil-mobil parkir sembarangan yang menghalangi jalan,” ujar perempuan yang bekerja di lembaga asuransi kesehatan itu.
BACA JUGA: Local Heroes Bangkit di IdeaFest Surabaya 2025
Novita menilai, penataan baru ini bisa berdampak pada kepuasan pengunjung. Masyarakat bisa lebih leluasa menikmati pertunjukan seni, suasana heritage, dan keramaian khas Tunjungan Romansa tanpa terganggu kemacetan.
“Kami berharap kebijakan ini konsisten dijaga dan tidak kembali seperti dulu,” tutur ibu dua anak itu. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: