Serangan Besar Rusia di Kyiv Tewaskan Tiga Orang, Termasuk Seorang Anak

Serangan Besar Rusia di Kyiv Tewaskan Tiga Orang, Termasuk Seorang Anak

Tim penyelamat bekerja di lokasi gedung apartemen yang terkena serangan rudal dan pesawat tak berawak Rusia, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di Kyiv, Ukraina, 28 Agustus 2025.--Reuters

HARIAN DISWAYSerangan udara besar-besaran Rusia menghantam ibu kota Ukraina, Kyiv, pada Kamis 28 Agustus 2025, menewaskan sedikitnya tiga orang termasuk seorang anak berusia 14 tahun dan melukai sedikitnya 12 lainnya.

Ledakan keras terdengar sepanjang malam, menerangi langit dan memunculkan kepulan asap tebal di atas kota.

Militer setempat melaporkan serangan itu menyebabkan kerusakan signifikan pada bangunan hunian di sejumlah distrik. Wali Kota Vitali Klitschko menyebut serangan tersebut sebagai “massive attack” yang merusak properti di lima wilayah kota.

Salah satu kerusakan terparah terjadi di distrik Darnytsky, di mana sebuah gedung lima lantai dilaporkan runtuh.

Foto dan video yang beredar di media sosial menunjukkan gedung apartemen terbakar dan kepulan asap membubung, meski otoritas belum sepenuhnya memverifikasi semua rekaman tersebut.

BACA JUGA:Drone Ukraina Meledak di PLTN Kursk, Kapasitas Turun Separuh

BACA JUGA:Rudal Rusia Hantam Pabrik Elektronik AS di Ukraina, 15 Pekerja Terluka

Sistem pertahanan udara Kota Kyiv pun tak tinggal diam. Penduduk melaporkan rentetan tembakan dengan peluru pelacak (tracer rounds) tampak melesat ke udara untuk menangkis rudal dan drone yang menyerang.

Beberapa rudal berhasil ditembak jatuh, tetapi puing-puing yang jatuh tetap menimbulkan kerusakan di kawasan permukiman.

Sekitar 100 warga dilaporkan mengungsi ke stasiun metro bawah tanah untuk mencari perlindungan. Sebagian terpaksa bermalam di sana dengan sleeping bag, sementara yang lain terlihat membawa hewan peliharaan mereka.

Serangan terbaru ini memperpanjang daftar korban sipil di Kyiv. Pada 31 Juli lalu, ibu kota Ukraina juga mengalami salah satu serangan paling mematikan sejak perang dimulai lebih dari tiga tahun lalu, menewaskan lebih dari 30 orang, termasuk lima anak.

BACA JUGA:NATO Bahas Jaminan Keamanan untuk Ukraina Pasca Perang

BACA JUGA:Mimpi Buruk Ukraina Semakin Nyata, Trump Desak Zelensky Serahkan Donetsk Pada Rusia

Peningkatan intensitas serangan Rusia berlangsung di tengah kebuntuan upaya diplomasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: