Kasus Pembunuhan Janda di Sleman, DIY: Putus Cinta Momen Bahaya

Kasus Pembunuhan Janda di Sleman, DIY: Putus Cinta Momen Bahaya

ILUSTRASI Kasus Pembunuhan Janda di Sleman, DIY: Putus Cinta Momen Bahaya.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-

Momen bahaya bagi wanita saat dia memutus cinta. Rosita Istianingrum, 38, janda satu anak, berpacaran dengan duda Lukas Budi Widodo, 54, pekerja serabutan. Setelah tiga bulan, Rosita memutus pacaran. Lukas ogah diputus. Mereka pun cekcok. Rosita memukul Lukas hingga gigi palsunya copot. Lukas membunuhnyi.

PUTUS CINTA atau bercerai yang dikehendaki pihak wanita adalah momen bahaya bagi wanita. Biasanya pihak pria menolak pemutusan. Sebab, ia bakal kehilangan kendali atas wanitanya. Bagai bocah laki-laki kehilangan mainan.

Si pria pun berusaha keras agar tidak diputus atau dicerai. Ia akan merayu wanitanya. Jika gagal, ia akan melakukan tindak kekerasan. Walaupun, lebih banyak jumlah pria yang bisa menerima kondisi diputus cinta.

BACA JUGA:Ini Problem Janda Pacaran

BACA JUGA:Potong Kepala Janda Dua Menit

Dalam jumpa pers di Polres Sleman, Kamis, 6 November 2025, perkara pembunuhan Rosita digelar. Tersangka Lukas dihadirkan. Ia baru sembuh setelah dirawat di RS Polri Yogyakarta karena percobaan bunuh diri minum cairan pembasmi nyamuk.

Kasatreskrim Polresta Sleman AKP Mateus Wiwit Kustiyadi dalam jumpa pers mengatakan, tersangka Lukas ditahan dan diproses lanjut. Ia dijerat Pasal 338 KUHP, pembunuhan. Ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

AKP Mateus menjelaskan kronologinya, demikian:

Lukas duda, pekerja serabutan, sejak tiga bulan lalu berpacaran dengan Rosita, janda satu anak laki-laki yang kini sekolah SD. Rosita bekerja di perusahaan swasta. 

BACA JUGA:Tersangka Pemenggal Kepala Janda Ternyata Tukang Jagal Sapi

BACA JUGA:Kejam, Kepala Janda Terpenggal

Lukas sering mendatangi rumah Rosita di Mejing Wetan, Ambarketawang, Gamping, Sleman, DIY. Di rumah itu Rosita tinggal bersama anak tunggalnya dan pembantu bernama Lilis. 

Setiap pagi Rosita menyiapkan bekal makanan untuk anak sebelum berangkat sekolah. Kemudian, si anak diantar ke sekolah oleh Lilis, barulah Rosita berangkat kerja.

Selasa, 4 November 2025, sekitar pukul 06.00 WIB, Rosita masak untuk bekal anaknyi. Ia mengunggah kegiatan itu di medsos pukul 06.15. Seperempat jam kemudian, si anak berangkat sekolah dengan diantarkan Lilis. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: