Rainbow Six Siege Diduga Kembali Diretas, Pemain Kena Ban 67 Hari Tanpa Alasan Jelas
Tom Clancy's Rainbow Siege diretas, banyak pemain mengeluhkan ban massal selama 67 hari tanpa alasan yang jelas. --Gamerant
HARIAN DISWAY – Ubisoft kembali diterpa isu serius terkait keamanan server setelah para pemain Tom Clancy’s Rainbow Six Siege melaporkan gelombang pemblokiran akun secara massal.
Sejumlah pemain mengaku mendapatkan ban (pelarangan) selama 67 hari tanpa alasan jelas, hanya beberapa hari setelah Ubisoft memulihkan server game tersebut dari insiden peretasan sebelumnya pada akhir Desember lalu.
Laporan banning massal ini pertama kali ramai diperbincangkan di media sosial, khususnya platform X. Akun pemantau keamanan siber vx-underground menyebut server Rainbow Six Siege diduga telah kembali diretas.
Pemain yang masuk ke dalam game mendapati akun mereka diblokir dengan keterangan pelanggaran “Harassment Offense”, meski mengaku tidak pernah melanggar pedoman komunitas Ubisoft.
BACA JUGA:Rumor Remake Assassin’s Creed 4: Black Flag Resynced Menguat, Ubisoft Punya Domain Baru
BACA JUGA:Clair Obscur: Expedition 33, Balas Dendam Epik Mantan Pegawai Ubisoft
Salah satu pemain mengeluhkan pembatasan akun di Tom Clancy's Rainnbow Six Siege selama 67 hari. --Gamerant
Durasi ban selama 67 hari memicu kecurigaan kuat adanya peretasan. Angka tersebut dianggap tidak lazim dan dikaitkan dengan meme populer “6 7”, yang kerap digunakan dalam konteks gangguan sistem.
Hal ini semakin menguatkan dugaan bahwa ban tersebut bukan hasil moderasi normal, melainkan dampak langsung dari akses ilegal ke sistem server.
Indikasi gangguan juga terlihat dari laman status resmi Ubisoft. Seluruh platform Rainbow Six Siege tercatat mengalami masalah tidak terencana. Konektivitas server berada dalam status menurun, sementara layanan autentikasi, toko dalam game, dan matchmaking dilaporkan sepenuhnya tidak dapat diakses.
Sejumlah pemain bahkan mengeluhkan pesan kesalahan “synchronization failed” saat mencoba masuk ke dalam game.
BACA JUGA:Ubisoft Tunda Laporan Fiskal, Pertanda Kondisi Keuangan di Ujung Tanduk?
BACA JUGA:Ubisoft Umumkan DLC Gratis Valley of Memory untuk Assassin’s Creed Mirage
Ini menjadi insiden kedua dalam kurun waktu kurang dari satu pekan. Sebelumnya, pada 27 Desember, Ubisoft sempat menonaktifkan server Rainbow Six Siege setelah peretasan yang memengaruhi marketplace dalam game.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: