CSR Pertamina Bergerak, PHE ONWJ Distribusikan Logistik untuk Warga Terdampak Banjir Karawang

CSR Pertamina Bergerak, PHE ONWJ Distribusikan Logistik untuk Warga Terdampak Banjir Karawang

Respon Cepat Banjir Karawang, PHE ONWJ Salurkan Ratusan Kilogram Bantuan Logistik untuk Warga Terdampak. -Pertamina-Pertamina

KARAWANG, HARIAN DISWAY – PT Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) menunjukkan respon cepat dalam membantu masyarakat terdampak banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang.

Bersinergi dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Karawang, perusahaan mendistribusikan ratusan kilogram bantuan logistik ke kawasan pesisir Desa Sedari pada 20 Januari 2026 serta ke wilayah permukiman padat penduduk di Kelurahan Karawang Kulon pada 21 Januari 2026.

Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai kebutuhan dasar, seperti beras, minyak goreng, telur, makanan instan, dan kebutuhan pokok lainnya. Distribusi dilakukan secara langsung kepada warga terdampak sebagai bentuk tanggap darurat terhadap banjir yang memengaruhi aktivitas ribuan masyarakat di wilayah tersebut.

Head of Communication, Relations & CID PHE ONWJ, R. Ery Ridwan, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan didasarkan pada pemetaan data lapangan untuk memastikan wilayah yang paling membutuhkan mendapatkan prioritas.

BACA JUGA:Pertamina EP Mulai Pengembangan Lapangan Bambu Merah Terintegrasi SP Cilamaya Utara

BACA JUGA:Program Nawashakti Pertamina EP Cepu Raih Employee Engagement of the Year Asian Management Excellence Award 2026

Kolaborasi dengan PWI Karawang dilakukan untuk memverifikasi data penerima manfaat agar bantuan tepat sasaran dan tidak tumpang tindih.

“Dalam situasi bencana, kecepatan dan ketepatan distribusi adalah kunci. Karena itu kami bersinergi dengan PWI Karawang agar bantuan benar-benar sampai kepada warga yang membutuhkan,” ujar Ery Ridwan.

Ia menambahkan, sebagai perusahaan yang beroperasi di wilayah Karawang, PHE ONWJ memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan meringankan beban masyarakat terdampak.

“Berdasarkan koordinasi dengan pemerintah daerah, Desa Sedari dan Karawang Kulon menjadi titik prioritas karena kebutuhan logistik di wilayah tersebut cukup mendesak, terutama untuk pemenuhan kebutuhan pangan,” jelasnya.

BACA JUGA:Genap Satu Dekade, Pertamina Hulu Indonesia Lampaui Target Produksi Migas 2025

BACA JUGA:Pertamina dan Kementerian ESDM Bersinergi Pulihkan Produksi Blok Rokan Pascagangguan Gas

Di Kelurahan Karawang Kulon, banjir sempat merendam permukiman dengan ketinggian air antara 50 hingga 100 sentimeter dan berdampak pada 1.167 jiwa di 20 titik lokasi.

Meski air kini telah surut, warga masih disibukkan dengan aktivitas pembersihan sisa lumpur di rumah masing-masing.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: