RS Unair Hadirkan Cathlab Berbasis Teknologi Virtual, Biaya Bisa Ditanggung BPJS Kesehatan!

RS Unair Hadirkan Cathlab Berbasis Teknologi Virtual, Biaya Bisa Ditanggung BPJS Kesehatan!

Rektor RS Unair Prof Muhammad Madyan dan Direktur RS Unair Dr Muhammad Ardian bersama petinggi lainnya meresmikan fasilitas Cath-Lab berbasis teknologi virtal pada Rabu, 28 Januari 2026.-Dok. RS Unair-

Cath-lab itu pun sudah mulai beroperasi pada Senin, 5 Januari 2026. Juga telah melayani sebanyak 50-60 kasus.

Capaian tersebut dinilai menjadi indikator awal meningkatkan kebutuhan layanan intervensi sekaligus menunjukkan peran Cath-lab dalam menjawab kebutuhan pelayanan kesehatan. 

"Baru mulai beroperasi belum satu bulan, tapi sudah banyak peminatnya. Bahkan baru dibuka sekitar 3 minggu sudah 46 pasien yang telah dilayanin," ungkapnya.

Selain itu, fasilitas Cath-lab tersebut tidak hanya menghadirkan peralatan baru, tetapi juga menawarkan teknologi dengan resolusi pencitraan yang lebih tinggi dan paparan radiasi yang lebih rendah.

Sejumlah fitur canggih, seperti teknologi 3D, 4D, dan Dyna CT, memungkinkan tenaga medis menanggani kasus-kasus kompleks dengan tingkat presisi yang lebih optimal.

BACA JUGA:Satu Abad Aula Fakultas Kedokteran Unair (2) : PR Kembalikan Ornamen ke Bentuk Asal

BACA JUGA:Satu Abad Aula Fakultas Kedokteran Unair (1 ): Pertahankan Orisinalitas Demi Kesakralan


Ruangan lab layanan Cath-lab RS UNAIR-Harian Disway-

Selain itu, RS Unair juga menegaskan bahwa layanan kesehatan berbasis teknologi tersebut bersifat inklusif dan dapat diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, baik peserta BPJS Kesehatan, pasien umum, maupun pemegang asuransi swasta. 

"Tentunya pelayan-pelayanan ini juga dikhususkan kepada pelayanan pasien BPJS, sesuai dengan aturan BPJS," tegasnya. 

Mekanisme rujukan layanan dirancang mudah dan berjenjang melalui layanan Cath-lab tersebut. Dalam kondisi darurat, pasien dapat langsung mengakses layanan melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD).

RS Unair pun memastikan layanan jantung dan stroke dapat beroperasi secara penuh selama 24 jam. (*)

*) Aisyah Aulia Maulana Putri, peserta magang dari Universitas Negeri Surabaya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: