RSUD Dr. Soetomo Manfaatkan Stereotactic Brain Lesion untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Parkinson

RSUD Dr. Soetomo Manfaatkan Stereotactic Brain Lesion untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Parkinson

Operasi Stereotactic Brain Lesion (SBL) yang dilakukan tim bedah RSUD Dr.Soetomo pada Rabu, 28 Januari 2026-Humas RSUD Dr. Soetomo-Humas RSUD Dr. Soetomo


Ketahui seluk beluk penyakit Parkinson. Penyakit parkinson yang mempengaruhi kinerja otak.-@medonations-Instagram

BACA JUGA: RSUD Dr. Soetomo Berangkatkan Tim Medis Tanggap Bencana ke Pidie Jaya Aceh

BACA JUGA: RSUD dr. Soetomo Gandeng Sasakawa Health, Perangi Stigma dan Penyakit Lepra

Alat stereotaktik bekerja seperti sistem navigasi presisi tinggi, sehingga dapat meminimalkan risiko saat operasi. Menurutnya, tujuan utama stereotaktik adalah meningkatkan kualitas hidup pasien. 

“Target utama kami adalah quality of life. Pasien bisa makan sendiri, berpakaian sendiri, berjalan lebih baik, bahkan kembali beraktivitas sosial dan bekerja,” katanya. 

RSUD Dr. Soetomo mulai melakukan tindakan stereotaktik sekitar 2016-2017. Saat itu, mereka masih meminjam alat yang digunakan pada operasi Parkinson.

Pada 2022, RSUD Dr. Soetomo memiliki alat sendiri. Hingga saat ini, ada 167 pasien yang sudah menjalani operasi SBL. “Kami rutin melakukan tindakan ini satu sampai dua kali dalam seminggu,” jelas Fahmi. 

BACA JUGA: Dirawat di RSUD dr Soetomo, Identitas Pasien Omicron Dirahasiakan

BACA JUGA: Mau Operasi Bedah Plastik, Wajib Konsultasi Dokter Dulu

Kendati inovasi teknologi medis terus berkembang untuk meningkatkan kualitas hidup pasien atau malah menambah kemungkinan sembuh, Fahmi tetap menegaskan bahwa mencegah lebih baik ketimbang mengobati.

Ia mengimbau masyarakat untuk tidak ragu memeriksakan diri jika mengalami gejala awal Parkinson, seperti tremor dan kekakuan.

“Parkinson itu bukan penyakit berbahaya, tapi sangat mengganggu. Jangan takut berobat. Kalau obat belum optimal, masih ada solusi lain. Tindakan ini minimal invasif dan keamanannya tinggi,” pungkasnya. (*)

*) Peserta Magang Kemnaker RI

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: