Cara Menjaga Gula Darah Tetap Stabil Saat Puasa Ramadan
Gula darah tetap stabil, energi terjaga! Pilih minuman sahur dan berbuka yang aman bagi penderita diabetes.-Wasan Tita-iStockphoto.com
Melewatkan sahur dapat membuat kadar gula darah turun terlalu cepat. Sehingga tubuh mudah lemas, mengantuk, dan tidak bertenaga.
Para ahli gizi menyarankan agar sahur dilakukan mendekati waktu imsak. Tujuannya agar energi bertahan lebih lama.
Penting untuk menghindari makanan terlalu manis saat sahur. Karena dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat diikuti penurunan drastis.
BACA JUGA:Ini Deretan Buah yang Bagus untuk Penderita Diabetes, Bikin Gula Darah Terjaga
BACA JUGA:Diet Sehat untuk Penderita Diabetes: Kunci Mengontrol Gula Darah
Batasi Makanan Manis Saat Berbuka

Konsumsi sayuran hijau, buah, dan biji-bijian utuh penting untuk menjaga kestabilan gula darah. --Istock
Berbuka dengan makanan manis memang dianjurkan. Tetapi jumlahnya perlu dibatasi. Hindari konsumsi gula berlebihan saat berbuka.
Sebab, itu dapat membuat kadar gula darah naik dengan cepat. Lalu turun kembali dalam waktu singkat. Sehingga tubuh terasa lemas setelah makan.
Sebaiknya berbuka dengan porsi kecil terlebih dahulu. Seperti air putih dan kurma. Lalu dilanjutkan dengan makanan seimbang yang mengandung karbohidrat, protein, lemak sehat, dan sayur. Pola makan seperti itu membantu menjaga kestabilan gula darah sepanjang malam.
Cukupi Kebutuhan Cairan
Kurang minum selama malam hari dapat menyebabkan dehidrasi. Sehingga berpengaruh pada kestabilan gula darah.
BACA JUGA:Kombucha Bisa Mengontrol Gula Darah Pada Diabetes Tipe 2
BACA JUGA:Manfaat Nasi Beku Bagi Kesehatan, Bantu Stabilkan Gula Darah
Karena itu, dianjurkan memenuhi kebutuhan cairan antara waktu berbuka hingga sahur. Misalnya, dengan pola minum bertahap.
Air putih tetap menjadi pilihan terbaik. Sementara minuman terlalu manis atau berkafein sebaiknya dibatasi. Karena dapat memengaruhi metabolisme tubuh. Dengan cairan yang cukup, tubuh dapat menjaga keseimbangan energi selama berpuasa.
Atur Aktivitas Fisik Saat Puasa
Aktivitas fisik yang terlalu berat saat siang hari dapat menyebabkan gula darah turun lebih cepat. Olahraga tetap boleh dilakukan. Tetapi dengan intensitas ringan atau dilakukan setelah berbuka puasa.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: