Verstappen Akui Suasana Red Bull Terasa Berbeda Tanpa Helmut Marko

Verstappen Akui Suasana Red Bull Terasa Berbeda Tanpa Helmut Marko

Ungkapan Max Verstapppen mengenai suasana di tim Red Bull yang berbeda-oracleredbullracing-x

Selain kepergian Marko, Red Bull juga mengalami perubahan besar lainnya pada 2025. Kepala tim sekaligus CEO lama, Christian Horner juga meninggalkan jabatannya setelah Grand Prix Inggris.

Posisi tersebut kemudian diambil alih oleh Laurent Mekies yang sebelumnya memimpin Racing Bulss. Perganatian kepemimpinan ini menjadi bagian dari restrukturisasi besar di dalam tim Red Bull.

Menurut Verstappen, perubahan yang terjadi justru memberikan suasana baru bagi tim. Ia menilai perubahan tersebut mungkin memang dibutuhkan agar tim tetap berkembang.

Meski menghadapi era regulasi baru di Formula 1, Verstappen tetap termotivasi untuk bersaing. Ia menegaskan Red Bull tetap terasa seperti keluarga kedua baginya dan ia senang terus menjadi bagian dari tim tersebut.

BACA JUGA:Bos Ferrari F1 Jelaskan Alasan Tak Masuk Pit Saat VSC di GP Australia

BACA JUGA:George Russell Menang Dramatis di GP Australia 2026, Mercedes Finis 1-2 Lewat Antonelli

Pada balapan pembuka musim di Australia, Verstappen menempati posisi keeenam. Hasil tersebut terjadi di tengaah dimulainya era regulasi baru yang membawa sejumlah perubahan pada mobil Formula 1.

Meski sempat mengkritik regulasi dan mobil F1, Verstappen tetap menunjukkan motivasi tinggi. Red Bull pun menegaskan juara dunia tersebut masih sangat fokus untuk terus bersaing di musim ini. (*)

*) Mahasiswa Magang Program Studi Sastra Indonesia Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya Peserta DIP Batch 11.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: