6 Cara Mengusir Lalat di Rumah, Efektif dan Tanpa Bahan Kimia
LALAT Banyak Terbang Di Rumah? Berikut 6 Cara Alami Untuk Mengusirnya-Eco Graphy-Pexels
HARIAN DISWAY - Kehadiran lalat di rumah tentu mengganggu kenyamanan. Sekaligus membawa risiko kesehatan bagi penghuninya.
Serangga itu kerap hinggap di sisa makanan, tempat sampah, hingga permukaan kotor. Lalu menyentuh perabotan dan makanan di rumah.
Masalah lalat biasanya muncul di dapur, tempat sampah, dan area yang lembap. Terutama saat cuaca hangat ketika lalat berkembang biak lebih cepat.
Telur lalat rumah diketahui menetas hanya dalam waktu 24 jam. Sementara larvanya matang dalam lima hingga tujuh hari. Sehingga populasi bisa melonjak drastis apabila tidak segera ditangani.
BACA JUGA:Mitos dan Fakta Ilmiah di Balik Bunyi Cicak
BACA JUGA:5 Bahaya Kencing Tikus bagi Kesehatan Keluarga, Waspada Leptospirosis!
Mengusir lalat tidak selalu membutuhkan insektisida. Berikut enam cara sederhana yang bisa dicoba di rumah, dirangkum dari sejumlah sumber pengendalian hama.
Kenali Sumber Masalahnya Dulu
Sebelum mempraktikkan cara-cara berikut, penting untuk memahami mengapa lalat betah berkeliaran di rumah.
Lalat rumah tertarik pada tempat mereka bisa bertelur. Biasanya area dengan sisa kayu lapuk, sampah, kotoran hewan, hingga bahan organik yang membusuk.
Karena itu, langkah pertama mengusir lalat sebenarnya dimulai dari menghilangkan sumber makanan dan tempat berkembang biaknya. Bukan sekadar mengusir lalat yang sudah terlanjur masuk.
BACA JUGA:5 Kelebihan Obat Nyamuk Elektrik Cair, Bebas Asap dan Aman untuk Napas Anak
BACA JUGA:5 Tips Cegah Gigitan Nyamuk yang Efektif dan Mudah
Cara Mengusir Lalat di Rumah

Bahaya Makanan yang Sudah Dihinggapi Lalat.-adege-Pixabay
1. Jaga kebersihan dapur
Dapur menjadi lokasi favorit lalat. Karena banyak remah makanan, kelembapan, dan bahan pangan segar. Bersihkan lantai dapur setiap hari. Termasuk sudut dekat peralatan dan bawah lemari.
Itu dapat membantu menghilangkan godaan bagi lalat untuk singgah. Mengepel lantai secara rutin dengan air panas juga disarankan.
Cara itu dapat menghilangkan sisa kotoran dan kuman. Piring kotor yang menumpuk di wastafel sebaiknya segera dicuci. Karena bisa menjadi sumber makanan dan tempat bertelur bagi lalat.
2. Buat perangkap cuka dan sabun cuci piring
Perangkap sederhana itu cukup ampuh menjebak lalat kecil maupun lalat buah. Caranya, tuang cuka apel ke dalam toples.
BACA JUGA:Cara Mengusir Tikus dari Plafon Rumah Menggunakan Aroma Alami, Tanpa Racun!
BACA JUGA:5 Cara Alami Mengusir Kecoak Tanpa Insektisida, Mudah dan Murah
Tambahkan beberapa tetes sabun cuci piring. Lalu tutup dengan plastik wrap yang diberi lubang-lubang kecil.
Aroma cuka akan menarik lalat masuk melalui lubang tersebut. Sementara sabun membuat mereka tenggelam alih-alih hinggap di permukaan cairan.
Perangkap itu bisa diletakkan di dekat titik yang sering dihinggapi lalat. Seperti dekat tempat sampah atau meja makan.
3. Manfaatkan aroma minyak esensial
Sejumlah minyak esensial diketahui efektif mengusir lalat. Karena aromanya yang tidak disukai serangga tersebut.
BACA JUGA:Nyamuk Bandel, Ini Cara Mudah Usir Nyamuk Tanpa Bahan Kimia
BACA JUGA:Mengapa Nyamuk Lebih Suka Menggigit Anda? Berikut Penjelasannya...
Seperti minyak cengkeh, peppermint, eucalyptus, dan citronella. Minyak-minyak itu bisa diteteskan pada kain lalu digantung. Atau dicampur air untuk disemprotkan di sekitar pintu dan jendela.
Selain minyak esensial, semprotan cabai rawit juga bisa jadi alternatif. Campuran satu cangkir air dan satu sendok teh bubuk cabai rawit dalam botol semprot. Lalu semprotkan di sekitar pintu masuk dan area yang sering didatangi lalat.
4. Tanam atau letakkan tanaman pengusir lalat.
Sejumlah tanaman herbal terbukti mampu mengusir lalat secara alami. Kemangi bisa diletakkan di dekat pintu atau ditanam dalam pot di dalam rumah.
Sementara daun mint cukup diremas agar minyaknya keluar dan diletakkan di ambang jendela. Selain itu, daun rosemary atau daun salam kering bisa digantung di area dapur.
BACA JUGA:6 Penyebab Rumah Jadi Sarang Kecoak Tanpa Disadari, Salah Satunya Tumpukan Barang Bekas!
BACA JUGA:5 Cara Alami Mengusir Kecoak Tanpa Insektisida, Mudah dan Murah
Bisa juga diletakkan di tempat penyimpanan bahan makanan. Lemon yang ditusuk belasan batang cengkeh juga kerap dipakai sebagai pengusir lalat alami. Sekaligus pengharum ruangan.
5. Tutup celah dan pasang kasa anti serangga.
Mencegah lalat masuk sama pentingnya dengan mengusir lalat yang sudah telanjur berada di dalam rumah.
Memasang kasa nyamuk berpori halus di jendela dan pintu, lalu segera memperbaiki bagian yang robek, dapat mencegah lalat masuk lebih efektif.
Celah di dinding, atap, atau fondasi rumah sebaiknya ditutup rapat menggunakan sealant silikon. Menambahkan door sweep atau penutup celah bawah pintu. Itu dapat membantu menutup akses masuk bagi lalat dari luar rumah.
BACA JUGA:Weekend Cleaning, Bersih-Bersih Akhir Pekan Biar Rumah Kinclong, Pikiran Tenang
BACA JUGA:Panduan Jadwal Bersih-Bersih Rumah Agar Selalu Rapi
6. Kelola tempat sampah dengan benar
Tempat sampah yang terbuka atau jarang dibersihkan menjadi magnet utama bagi lalat. Gunakan tempat sampah bertutup yang dilapisi kantong plastik.
Lalu kosongkan setiap hari. Terutama saat cuaca sedang panas. Bagian luar tempat sampah, termasuk rel tempat sampah yang bisa ditarik keluar di bawah wastafel, juga perlu dibersihkan secara berkala.
Tumpahan makanan atau minuman di sekitar tempat sampah sebaiknya segera dilap agar tidak mengundang lalat baru.
Kombinasikan Beberapa Cara Sekaligus

Mengusir lalat bisa menggunakan plastik berisi air. -Foto/Freepik-
Mengusir lalat biasanya membutuhkan kombinasi beberapa metode. Bukan hanya satu cara saja. Memadukan perangkap, aroma pengusir alami, dan kebersihan rumah secara konsisten.
BACA JUGA:Tradisi Bersih-Bersih Rumah Menjelang Lebaran: Makna, Manfaat, dan Tipnya
BACA JUGA:Bersih-Bersih Sungai SDN Rungkut Menanggal 1: Siswa Hingga Kepsek Nyemplung ke Comberan
Kombinasi cara tersebut dapat memberikan hasil yang lebih maksimal dibanding mengandalkan satu cara saja.
Jika populasi lalat di rumah sudah cukup parah dan sulit dikendalikan dengan cara-cara di atas, tidak ada salahnya mempertimbangkan bantuan jasa pengendalian hama profesional.
Enam cara di atas bisa langsung dipraktikkan dengan bahan-bahan yang kemungkinan besar sudah ada di rumah. Selamat mencoba! (*)
*) Mahasiswa magang dari Prodi Sastra Indonesia, Universitas Negeri Surabaya (Unesa).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: diolah dari berbagai sumber