Rugi Besar! Israel Umumkan Kehilangan Banyak Prajurit Dalam Sebuah Pertempuran di Gaza Utara

Jumat 15-12-2023,17:23 WIB
Reporter : Salsa Amalia
Editor : Taufiqur Rahman

HARIAN DISWAY - Israel disebut menderita kerugian besar dalam pertempuran melawan Hamas.

 

Perang melawan Hamas yang telah terjadi selama 68 hari itu berpusat di kawasan Gaza utara dan selatan. 

 

Dilansir dari Disway.id, dalam kurun waktu 24 jam terakhir perang melawan Hamas tersebut menghabisi 10 nyawa tentara Israel pada Kamis 14 Desember 2023.

 

BACA JUGA:Sebut Israel Kalah Perang, Hamas Desak Amerika Serikat Cabut Hak Veto

 

BACA JUGA:Bukan Main! Hacker Yordania Ubah Tampilan Website Tentara Israel Pakai Bahasa Arab

 

Korban tersebut diantaranya pimpinan kolonel yang bersiaga di pangkalan depan dan letkol pemimpin resimen (pasukan tentara). 

 

Dilansir dari Reuters, keterpurukan Israel ini diperparah ketika pasukan Hamas menyergap para tentara Israel yang berusaha membantu rekannya ketika menyerang Hamas di sebuah gedung di distrik Shejaia, Gaza utara. 

 

Menanggapi hal ini, Hamas pun angkat bicara. Hamas menegaskan bahwa Israel tidak akan pernah bisa menaklukan Gaza. 

 

BACA JUGA:DHS Desak Alejndro Mayorkas Beri Status Perlindungan Sementara bagi Warga Palestina di AS

 

BACA JUGA:Departemen Keamanan Dalam Negeri AS Diceam karena Ratusan Staf Anggotanya Terkait Perang di Gaza

 

“Semakin lama anda (Israel) tinggal di sana, semakin besar jumlah kematian dan kerugian anda, dan anda akan keluar dari sana dengan membawa kekecewaan dan kerugian, Insya Allah,” tegas Hamas.

 

Diketahui, Israel tak hanya alami kehilangan anggota militer nya dalam jumlah besar. Israel juga kehilangan dukungan internasional setelah bombardir Gaza tanpa henti. 

 

Kabar tersebut disampaikan oleh sekutu Israel Presiden Amerika Serikat Joe Biden dalam pernyataan resminya pada Selasa 12 Desember 2023 waktu setempat.

 

BACA JUGA:Sembrono Bombardir Gaza, Biden Sebut Israel Mulai Kehilangan Dukungan Internasional

 

BACA JUGA:Rute Pelayaran Berubah, Houthi Yaman Beri Ancaman Terhadap Kapal yang Menuju Israel Lewat Laut Merah

 

“Tetapi mereka (Israel) mulai kehilangan dukungan karena pemboman tanpa pandang bulu yang terjadi,” ucap Joe Biden dalam acara kampanye pribadi yang diselenggarakan di Washington. 

 

Meski telah diingatkan berkali-kali ternyata Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu masih belum kapok. Ia masih menyuarakan perjuangannya melawan Hamas tetap terus berlanjut. 

 

“Kami terus melanjutkannya hingga akhir, hingga kemenangan, hingga Hamas dimusnahkan,” ucap Netanyahu dalam siaran radio. 

 

BACA JUGA:Majelis Umum PBB Mendukung Resolusi Gencatan Senjata Kemanusiaan di Gaza, Begini Tanggapan Israel

 

BACA JUGA:Majelis Umum PBB Setujui Resolusi Gencatan Senjata, 153 Negara Anggota Beri Suara Setuju

 

Netanyahu juga mengklaim bahwa saat ini tidak ada yang dapat menghalangi niat nya tersebut. 

 

“Saya mengatakan hal ini di tengah penderitaan yang luar biasa, namun juga di tengah tekanan internasional. Tidak ada yang akan menghentikan kita,” tambah Netanyahu.

 

Dilansir dari Al Jazeera, per tanggal 15 Desember 2023 korban tewas akibat serangan Israel di Gaza mencapai angka 18.787 jiwa. (Salsa Amalia) 

Kategori :