Cheng Yu Pilihan Owner Podo Joyo Masyhur (PJM) Group Teguh Kinarto: San Ren Xing Bi You Wo Shi

Cheng Yu Pilihan Owner Podo Joyo Masyhur (PJM) Group Teguh Kinarto: San Ren Xing Bi You Wo Shi

Cheng yu Teguh Kinarto--

MESKI dari pedagang kain biasa kemudian menjadi pengembang properti raksasa, Teguh Kinarto mengaku dirinya bukan mendadak pintar dan kaya. "三人行必有我师 sān rén xíng bì yǒu wǒ shī," katanya, mengutip wejangan Konfusius dalam kitab Lunyu (论语) yang berarti: "Pada masing-masing orang, pasti ada yang bisa kita teladani."

Petuah filsuf agung yang dinukil pemilik Podo Joyo Masyhur (PJM) Group tersebut sebenarnya ada lanjutannya: "择其善者而从之,其不善者而改之 zé qí shàn zhě ér cóng zhī, qí bú shàn zhě ér gǎi zhī." Cheng Yu tersebut artinya: "Pilihlah yang baik untuk diikuti. Bila ada yang tidak baik, silakan introspeksi diri."

BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Managing Director Utomodeck Anthony Utomo: Geng Shang Yi Ceng Lou

BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Owner Podo Joyo Masyhur Teguh Kinarto: Er Ting Wei Xu, Yan Jian Wei Shi

Juga ada awalannya. Yang berbunyi: "不耻下问" (bù chǐ xià wèn). Alias: tidak malu bertanya bahkan kepada yang statusnya lebih rendah.

Tentu, untuk bisa begitu, seseorang dituntut untuk punya pikiran terbuka dan tidak takabur. Mau belajar apa saja dan kepada siapa saja. Seperti yang diajarkan pepatah Arab, "Khudzil hikmah walau min duburid dajaaj" (ambillah kebijaksanaan sekalipun keluar dari pantat ayam).

Kemauan untuk terus-menerus belajar itulah yang menjadi salah satu kunci sukses Teguh. 

Memang, menurut Teguh, kesuksesan tidak hanya diukur dari kemapanan finansial. Tuhan, keluarga, dan masyarakat, harus pula betul-betul diperhatikan --sehingga tercapai apa yang disebutnya sebagai "sukses yang stereo." 

Intinya, "Hidup jangan hanya mencari uang," tegas salah satu pendiri Universitas Ma Chung, Malang, ini. Tapi yang pasti, lanjutnya, "Dengan mempunyai uang, akan membuat hidup kita lebih nyaman."

Naga-naganya, Teguh hendak menegaskan kembali plesetan peribahasa timur Tengah, "Bil fulus kulli syai'in mulus" (dengan uang, segalanya akan lapang). 

Atau jangan-jangan adagium Mandarin, "钱可通神 qián kě tōng shén": dengan uang, dewa pun bisa diajak bincang-bincang. (*)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: