Cheng Yu Pilihan Fashion Designer Hian Tjen: Qian Li zhi Xing, Shi Yu Zu Xia

Cheng Yu Pilihan Fashion Designer Hian Tjen: Qian Li zhi Xing, Shi Yu Zu Xia

Cheng Yu Hian Tjen--

HIAN TJEN mengaku suka sekali pada apa yang dinyatakan Lao Tzu dalam bab 64 kitab Tao Te Ching (道德经), “千里之行始于足下” (qiān lǐ zhī xíng, shǐ yú zú xià). Yang artinya: perjalanan ribuan mil dimulai dari bawah kaki. Yang mungkin juga menginspirasi Neil Amstrong untuk mengucapkan kalimat paling legendarisnya, ”That's one small step for a man, one giant leap for mankind.” Ketika ia, pada 20 Juli 1969, menjadi manusia pertama yang berhasil menginjakkan kakinya di bulan.

Berarti, pencapaian besar memang mesti diawali dengan hal-hal kecil dulu. Sebab, meski kelihatan sepele, akan berdampak krusial terhadap hasilnya di kemudian hari. 

BACA JUGA:Cheng Yu Pilihan Desainer Obin: Yi Chang Chu Chu

Hian Tjen, desainer yang merancang baju pengantin Maudy Ayunda, Eva Celia (juga gaun ibunya, Sophia Latjuba), Sabrina Chairunnisa (istri Deddy Corbuzier), dan pesohor papan atas lainnya itu memulai karirnya dari sisa-sisa kain perca.

“Ibu saya penjahit. Jadi saat dia selesai bekerja, pasti selalu ada sisa kain perca yang berserakan di lantai. Saya pakai kain itu untuk membuat baju barbie kakak-kakak saya,” kenang Hian Tjen.

Lama-kelamaan, dari kebiasaan-kebiasaan kecil tersebut Hian Tjen terinspirasi membuka bisnis desain busana. Untuk mewujudkannya, ia bertekad menuntut ilmu ke Jakarta. Selepas SMA.

Maklum, Hian Tjen wong ndeso. Ia lahir dan besar di Pemangkat, sebuah kecamatan kecil di Kalimantan Barat. ”Saking kecilnya, jadi kayak kampung,” ujar Hian Tjen. 

Namun, Hian Tjen tak pernah putus asa mengejar mimpinya untuk menjadi desainer ternama. Di usianya yang ke-18, ia benaran berangkat ke Ibu Kota. Guna mendalami ilmu busana di ESMOD Jakarta. Pola, desain, tekstil, ia pelajari semua di sana.

Setelah lulus dari ESMOD pada 2003, Hian Tjen bekerja di beberapa perusahaan busana di Jakarta. Baru lima tahun kemudian, pada 2008, ia memutuskan membangun label sendiri. Pindah haluan dari busana ready-to-wear yang diproduksi massal, ke gaun-gaun mewah yang dibuat berdasarkan pesanan klien (custom-made).

Dan sukses besar. Hingga sekarang. Tidak hanya di Indonesia, tapi juga sudah merambah ke mancanegara. Hian Tjen yang juga n salah satu anggota Ikatan Perancang Mode Indonesia (IPMI), pada 2021 kemarin memamerkan rancangannya di pergelaran mode bergengsi Milan Fashion Week. Belum lama ini, ia juga memeragakan karyanya di Arab Fashion Week 2022/2023. (*)

Karya-Karya Hian Tjen:


Gaun Sophia Latjuba karya Hian Tjhen.-Hian Tjen for Disway-


Baju pengantin Eva Celia-Hian Tjen for Disway-

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: