Lho, Ternyata Ada Kebetulan di Pembunuhan Mahasiswa UI

Lho, Ternyata Ada Kebetulan di Pembunuhan Mahasiswa UI

Ilustrasi Altaf dalam kasus pembunuhan mahasiswa UI, Naufal. Altaf tertangkap kamera CCTV. -Ilustrasi: Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-

Ada faktor kebetulan sehingga pembunuhan mahasiswa Universitas Indonesia (UI) terungkap cepat. Kebetulan, Akbar, 22, muncul ketika polisi melakukan olah TKP. Akbar adalah mahasiswa UI, teman sekamar kos dengan pelaku, Altafasalya Ardnika Basya, 23.

ITU diceritakan Akbar kepada wartawan, Senin malam, 7 Agustus 2023. ”Kebetulan saya sedang di kampus, diberi tahu dosen pada Jumat siang (4 Agustus, Red). Bahwa ada mahasiswa UI, namanya Zidan, meninggal,” katanya.

Kebetulan pula, Akbar kenal korban Muhammad Naufal Zidan, 19. Tempat kos Akbar dan Naufal Zidan tidak jauh. Mereka juga sama-sama mahasiswa fakultas ilmu budaya, program studi sastra Rusia. Akbar juga ketua Himpunan Mahasiswa Sastra UI.

BACA JUGA:Terjerat Pinjol, Mahasiswa UI Bunuh Yunior

Setelah diberi tahu dosen, Akbar menjenguk tempat kos Naufal Zidan di belakang kampus UI. Tepatnya di Jalan Plakali Raya, Kukusan, Beji, Depok.

Tiba di lokasi, Akbar kaget. Sebab, sudah ada banyak polisi. Ia langsung diberondong pertanyaan polisi. ”Saya jawab semua. Saya juga ketua Himpunan Sastra UI, juga teman Zidan. Saya tahunya Zidan meninggal dari dosen.”

Kemudian, polisi menunjukkan ke Akbar rekaman kamera CCTV. Di situ tampak pria berjalan masuk lokasi kos. Juga keluar, lalu masuk, dan keluar lagi. ”Kamu kenal, siapa yang baju hitam ini?” tanya polisi.

BACA JUGA:Pembunuhan Mahasiswa UI dan Pohon Uang (1): Semua Berawal dari Gambling Kripto

BACA JUGA:Pembunuhan Mahasiswa UI dan Pohon Uang (2): Kronologi Altaf Habisi Naufal

Dijawab Akbar: ”Itu Altaf, teman sekamar kos dengan saya.”

Langsung, tim polisi bergerak bersama Akbar menuju kamar kos Akbar. Di Wisma Ladika, Jalan Masjid Al-Faruq, Kukusan, Beji, Depok. Tidak jauh dari TKP. Kamar itu ditempati Akbar, Altaf, dan Ivan.

Ternyata Altaf tidak di kamar. Tim polisi menunggu di situ. Beberapa jam kemudian, Altaf pulang. Segera ditangkap, diinterogasi, mengakui perbuatannya.

Akbar sudah lebih dari setahun sekamar kos dengan Altaf. Paham perilaku Altaf sehari-hari. Pola tidurnya tidak menentu. Kadang tidak tidur semalaman, esoknya berkegiatan. Kadang tidur terus sepanjang siang.

BACA JUGA:Pembunuhan Mahasiswa UI dan Pohon Uang (3): Anak Cerdas dan Baik Hati Itu Ditemukan di Kolong Tempat Tidur

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: