FO Djuanda Resmi Diuji Coba, Kemacetan Arah Sidoarjo ke Surabaya Masih Terjadi

FO Djuanda Resmi Diuji Coba, Kemacetan Arah Sidoarjo ke Surabaya Masih Terjadi

Kemacetan di FO Djuanda arah Sidoarjo ke Surabaya-Moch. Sahirol - Harian Disway-

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Akses Flyover Djuanda telah dibuka untuk uji coba fungsional pada Jumat, 15 Desember 2023. 

Namun, kemacetan di seputaran FO Djuanda dari Sidoarjo ke Surabaya masih terjadi.

Dari pantauan Harian Disway, kepadatan masih terjadi dari arah Sidoarjo. Kemacetanengular hingga ke depan Pasmar 2 Korps Marinir Gedangan.

Kemacetan disebabkan oleh pengerjaan frontage barat bagian luar, tepat di depan SPBU Aloha. Sehingga terjadi bottleneck lalu lintas.

BACA JUGA:Uji Coba FO Djuanda Cuma Sepekan, Hari Ini Dibuka Hingga Pukul 20.00 Malam

BACA JUGA:Sabarrr...Kemacetan Arah Sidoarjo ke Surabaya di FO Djuanda Masih Berlangsung Sepekan Ke Depan

Hal ini semakin diperparah dengan tambahan kendaraan yang keluar dari arah Desa Sawotratap. Kemacetan baru terurai setelah melewati SPBU Aloha.


Bottleneck di depan SPBU Aloha-Pace Morris- Harian Disway-

Dampaknya pun dirasakan bagi kendaraan yang akan naik ke FO A dari Sidoarjo menuju Juanda. Mereka harus berjibaku dengan kemacetan untuk bisa masuk ke akses FO Djuanda jalur A.

Bahkan jika sudah terlanjur berada di lajur kiri, akan kesulitan untuk menuju ke FO. Pasalnya pintu masuk akses FO A berada di U turn Aloha.

BACA JUGA:FO Djuanda Bisa Diakses Mulai Pukul 10.00 Pagi Ini, Simak Perubahan Jalurnya

Untuk itu, disarankan bagi kendaraan dari Sidoarjo menuju ke Juanda, untuk mengambil lajur kanan. Juga bagi kendaraan yang menuju ke Surabaya yang berada di lajur kanan, bisa melalui ‘jalur cacing’ atau akses yang melewati bawah FO Djuanda.

Pengerjaan frontage barat itu ditarget tuntas pada 21 Desember 2022. Itu berarti, kemacetan masih akan berlangsung sepekan lagi. Padahal, Flyover Djuanda sudah bisa diakses mulai hari ini.

“Kita lihat selama uji coba nanti. Kalau macet akan ada evaluasi. Tapi, saya kira kendaraan akan bisa terpecah,” ungkap Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Nasional BBPJN Jawa-Bali I Made Gede Widhiyasa kepada Harian Disway.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: