World for Ganjar Mahfud: Diaspora Sejagat Bersatu Lewat Warung D3mokrasi:

World for Ganjar Mahfud: Diaspora Sejagat Bersatu Lewat Warung D3mokrasi:

Warung D3mokrasi Kairo Mesir wujud dukungan untuk Capres Ganjar Pranowo.-Warung D3mokrasi-

Pada diskusi yang berlangsung sekitar 2 jam tersebut, Ed Meranda, salah satu peserta yang hadir menyatakan keprihatinannya mengenai kemungkinan Indonesia jatuh ke rejim yang otoritarian.

Ia berharap kandidat pro-demokrasi lah yang akan menang pada pemilu 2024. Secara khusus, Ia menyatakan bahwa salah satu tanda sistem demokrasi adalah dengan hadirnya kebebasan bernegara yang mengizinkan kreativitas untuk mencari hidup (market-based society for economic benefits) sebagai ciri-ciri pemerintahan yang sehat.

Ed juga menambahkan bahwa rezim otoritarian tidak akan ada yang bertahan lama dan mengingatkan seluruh warga Indonesia agar hati-hati karena rejim seperti inilah yang akan disesali oleh seluruh rakyat.

Lain lagi Charles Berghorn, konsultan senior yang kontan tegas menyatakan keprihatinannya atas tergerusnya penerapan konstitusi di Indonesia. Ia membandingkannya dengan apa yang terjadi di AS.

“Di Amerika Serikat, konstitusi adalah dasar segalanya, adalah bedrock dari kehidupan bernegara, dan merupakan pertahanan terpenting. Pemilu yang jujur yang adil adalah mekanisme untuk penentuan pemerintahan yang kredibel,” ujarnya.

Santa Fe, New Mexico, USA

Sosialisasi untuk pertama kalinya diselenggarakan di Santa Fe, tepatnya di East San Francisco St., Santa Fe, New Mexico, dan dihadiri oleh 20-an warga sekitar.

Penggagas kegiatan ini, John Wantania yang juga berprofesi sebagai koki, memang sengaja mengadakan kegiatan ini untuk mengadakan sosialisasi mengenai Ganjar - Mahfud.

“Mau siapapun yang mencoba, kami disini solid mendukung Ganjar - Mahfud,” ujar John yang juga sampai saat ini aktif menggalakan suara di Minahasa Utara dan sebelumnya pernah bekerja di Pemda Minut sebelum hijrah ke Amerika Serikat. 

Pittsburgh, Pennsylvania, USA

Acara sosialisasi juga baru pertama kali diselenggarakan di Pittsburgh, Pennsylvania, dan dihadiri oleh 50-an warga sekitar.

Pribadi Kardono, salah satu pioneer keamanan siber di AS dan aktif di berbagai komunitas, mengatakan bahwa ia yakin hanya Ganjar - Mahfud yang dapat menjawab tantangan global saat ini yaitu dibukanya lapangan pekerjaan bagi kaum Gen-Z dan untuk menstabilkan harga yang terus meroket.

“Bagi saya, tantangan bagi Indonesia kedepan adalah untuk dapat menciptakan tenaga kerja yang mampu bersaing di kancah global. Program Mas Ganjar yang SMK gratis itu, saya harap bisa di-nasional-kan. Hanya dengan meningkatnya kualitas SDM kita mampu bersaing dengan negara-negara lain,” ujar Didik.

Ia membandingkan kualitas SDM Indonesia dengan Filipina.

“Dari Filipina, banyak dikirim kemari (Amerika Serikat) tenaga kerja perawat, misalkan. Dari India, banyak yang terlibat di industri komputer dan peranti lunak. Pasar terbuka luas bagi SDM Indonesia, semua terserah kita yang menindaklanjuti, mau bidang apa yang kita kuasai,” jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: