Terminal Petikemas Surabaya Layani 120 Ribu TEUs, Melebihi Target Hingga 101,61 Persen

Terminal Petikemas Surabaya Layani 120 Ribu TEUs, Melebihi Target Hingga 101,61 Persen

bongkat muat di PT Terminal Petikemas Surabaya--PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS)

HARIAN DISWAY  – PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) mencatatkan kinerja yang melampaui target pada awal tahun 2025.

Pada awal tahun ini, PT TPS berhasil menangani bongkar muat sebanyak 120.857 TEUs, mencapai 101,61% dari target yang ditetapkan.

Kinerja ini didorong oleh pencapaian penanganan arus peti kemas internasional yang mencapai 102,84% dari target.

TPS adalah penyedia layanan jasa dalam mata rantai logistik, khususnya petikemas ekspor/impor di Indonesia. TPS merupakan salah satu anak usaha PT Pelindo Terminal Petikemas (SPTP) yang merupakan Subholding dalam PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) Grup.

Jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024, volume arus peti kemas di TPS pada Januari 2025 mengalami penurunan sebesar 6,8%.

Penurunan ini disebabkan oleh penurunan 3,9% pada arus peti kemas internasional dibandingkan dengan Januari 2024, yang dipengaruhi oleh libur Tahun Baru Imlek (CNY), mengakibatkan sejumlah kapal, terutama yang berasal dari dan menuju Tiongkok, tidak beroperasi sementara.

Pada Januari 2025, perbandingan antara arus peti kemas ekspor dan impor menunjukkan bahwa peti kemas ekspor menyumbang 48% (55.527 TEUs) dan peti kemas impor menyumbang 52% (59.392 TEUs). 

BACA JUGA:TPS Sambut Layanan Baru Maersk di Awal 2025

BACA JUGA:Kinerja PT TPS 2024 Ukir Sejarah Baru, Arus Peti Kemas Tembus 1.584.774 TEUs

Dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2024, arus peti kemas impor mengalami peningkatan sebesar 1%. Presentase impor 51% mencakup arus peti kemas sebanyak 60.662 TEUs. 

Sebaliknya, arus peti kemas ekspor mengalami penurunan sebesar 1%, dengan total arus peti kemas ekspor pada Januari 2024 tercatat sebanyak 58.885 TEUs.

Dari sisi kinerja bongkar muat, TPS juga mencatatkan kemajuan signifikan dengan capaian 50 box/ship/hour, melampaui target yang ditetapkan oleh Kementerian Perhubungan melalui Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Perak di Surabaya, yang sebesar 48 box/ship/hour. TPS tetap mempertahankan market share sebesar 83% di Pelabuhan Tanjung Perak.

BACA JUGA:Atasi Angka Bullying, PT TPS dan Universitas PGRI Adi Buana Gelar Pelatihan Guru BK

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: