Jejak 50 Tahun Microsoft dalam Budaya Digital, Dari Layar Biru hingga Clippy

Jejak 50 Tahun Microsoft dalam Budaya Digital, Dari Layar Biru hingga Clippy

Clippy, asisten digital yang lebih sering mengganggu daripada membantu, namun tetap membekas dalam ingatan pengguna. --zvreality

BACA JUGA:Menuju Indonesia Tanggap AI, Pemerintah Ajak Microsoft Bangun Asia-Pacific Research and Development Center di Tanah Air

Clippy: Asisten Digital yang Disayangi dan Dibenci

Sebelum dunia mengenal ChatGPT dan kecerdasan buatan canggih, Microsoft sudah mencoba membuat asisten digital melalui Office Assistant. Karakter yang paling diingat tentu saja si penjepit kertas animasi, Clippy.

Didesain untuk membantu pengguna Microsoft Office, Clippy sering muncul dengan asumsi bahwa pengguna sedang menulis surat dan menawarkan bantuan. Sayangnya, banyak yang merasa kehadirannya lebih mengganggu daripada membantu.

Menurut desainer interaksi Alan Cooper, Microsoft salah memahami penelitian bahwa orang memperlakukan komputer seperti kolega manusia. “Kesalahan terbesar adalah mencoba membuat komputer benar-benar seperti manusia,” ujarnya.

Meski demikian, Clippy tetap memiliki tempat di hati para nostalgis. Kini, pengembang independen bahkan menghadirkan kembali karakter ini sebagai asisten berbasis AI untuk Windows 11.

BACA JUGA:Susul Apple, Bos Microsoft Akan Berinvestasi Rp 14 T

BACA JUGA:Microsoft Investasikan Miliaran USD pada Perusahaan AI di UEA

Simulator Tersembunyi di Excel 97

Microsoft memang dikenal dengan Flight Simulator, salah satu game simulasi penerbangan paling realistis. Namun, siapa sangka bahwa Excel 97 juga menyembunyikan fitur serupa?

Dengan kombinasi tombol tertentu, pengguna bisa mengakses dunia virtual dengan lanskap berbukit berwarna neon dan menerbangkan pesawat menggunakan mouse. Fitur itu sebenarnya adalah Easter egg—kejutan tersembunyi yang disisipkan oleh pengembang sebagai hiburan.

Eksperimen seperti itu menjadi bagian dari warisan Microsoft, yang kerap menyelipkan rahasia dalam produknya. Dari animasi tersembunyi hingga referensi budaya pop, kejutan-kejutan semacam ini selalu membuat pengguna semakin penasaran. (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: