Seminar Gugah Nurani Indonesia: Mewujudkan Generasi Sehat, Bertanggung Jawab dan Peduli dengan Lingkungan yang Aman & Nyaman

Semarak seminar talkshow yang digelar oleh Gugah Nurani Indonesia merayakan hari Anak Nasional 2025 pada 22 Agustus 2025 di Surabaya. --Gugah Nurani Indonesia
HARIAN DISWAY - Serangkaian seminar talkshow yang digelar oleh Gugah Nurani Indonesia masih menyemarakkan hari Anak Nasional 2025. Diselenggarakan pada 22 Agustus 2025 lalu di Graha Sawunggaling lantai 6, Surabaya, sangat memberikan insight yang bermanfaat bagi peserta seminar.
Talkshow ini bertema besar Mewujudkan Generasi Sehat, Bertanggung Jawab dan Peduli dengan Lingkungan yang Aman & Nyaman, yang dibagi menjadi tiga sesi. Setiap sesi memiliki topik yang menarik untuk digali dengan narasumber yang berbeda di setiap sesinya.
Sesi pertama dibuka oleh Mohammad Rizqi sebagai Ketua Forum Genre Kota Surabaya dan Duta Genre Surabaya Tahun 2023, Monita Rizkia Taufani sebagai Ketua Forum Anak Kota Surabaya, dan Dzikra Juliva Shidiq sebagai anak sponsor Gugah Nurani Indonesia yang dipandu oleh Anugerah Putra sebagai Fundraising & Communication Manager Gugah Nurani Indonesia. (Dari kiri ke kanan). --Gugah Nurani Indonesia
Sesi pertama dibuka dengan tiga anak remaja yang penuh inspirasi dan mimpi. Ada Mohammad Rizqi sebagai Ketua Forum Genre Kota Surabaya dan Duta Genre Surabaya Tahun 2023, Monita Rizkia Taufani sebagai Ketua Forum Anak Kota Surabaya, dan Dzikra Juliva Shidiq sebagai anak sponsor Gugah Nurani Indonesia.
BACA JUGA: Menghidupkan Forum Anak Surabaya: Kenakalan Paling Banyak Soal Merokok
Dipandu oleh Anugerah Putra yang juga seorang Fundraising & Communication Manager Gugah Nurani Indonesia, sesi pertama dibuka dengan tema “Bakat dan Tanggung Jawab Sosial Anak”.
Pemerintah Kota Surabaya telah menyediakan wadah bagi anak-anak Surabaya berupa Forum Anak Surabaya (FAS). Monita sebagai Ketua Forum Anak Surabaya menekankan bahwa organisasi ini adalah wadah bagi anak-anak Surabaya dan menjembatani antara anak-anak dan pemerintah.
Dibina langsung oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-P2KB) Kota Surabaya, FAS berperan sebagai pelopor dan pelapor untuk isu-isu yang menyangkut anak-anak.
BACA JUGA: Forum Anak Nasional Suarakan 5 Poin Aspirasi Dalam Hari Anak Nasional 2024.
Sebagai pelopor, FAS membangun kebiasaan anak-anak untuk berkegiatan positif, inovatif, kreatif, serta mengajak anak-anak untuk terlibat dalam kegiatan yang bermanfaat.
“Sebagai pelapor, kami memantau dan juga menampung laporan untuk disampaikan langsung kepada pihak yang berwenang,” jelas Monita.
Selain itu, ada forum Genre, binaan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), juga membantu dalam pembangunan kota ramah anak. Rizki menjelaskan bahwa Forum Genre tidak hanya fokus untuk edukasi anak dan remaja saja, tetapi juga kepada para orang tua.
BACA JUGA: Kampung Main Hadir di KidZania Surabaya: Edukasi Anak Lewat Permainan dan Cinta Lingkungan
“Program kami dimulai dari kecamatan, kelurahan, hingga tingkat kota. Kami ingin mengajak para remaja untuk menjadi motor penggerak perubahan,” tutur Rizki pada sesi wawancara.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: