Serang Caracas, Donald Trump Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro
Serang Caracas, Donald Trump tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.-AFP-
"Kami mendengar ledakan besar di Fort Tiuna," ucap Emmanuel Parabavis, menyebut pangkalan militer besar di ibu kota.
Pemerintah Venezuela langsung menuduh Amerika Serikat melakukan agresi militer yang serius terhadap kedaulatan dan rakyat Venezuela. Negeri itu langsung mengumumkan keadaan darurat.
Menteri Pertahanan Vladimir Padrino López menyatakan, seluruh angkatan bersenjata langsung dikerahkan menghadapi agresi terburuk yang pernah dialami Venezuela.

Serang Caracas, Donald Trump tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Foto udara dari efek serangan AS ke Caracas, 3 Januari 2025. -NPR-
Wakil presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, juga menuntut bukti bahwa Maduro masih hidup. Tuntutan itu muncul tak lama setelah Trump mengklaim Maduro telah diterbangkan keluar negeri.
BACA JUGA:Pasca Serangan AS, Venezuela Umumkan Pengerahan Semua Kekuatan Militer
BACA JUGA:Rusia dan Meksiko Kecam Serangan AS ke Venezuela, Wapres Venezuela Tuntut 'Bukti Kehidupan' Maduro
Serangan di ibu kota itu memang bukan insiden yang berdiri sendiri. Ia datang setelah berbulan-bulan tekanan militer dan ekonomi yang kian menumpuk. Terutama pada pemerintahan kiri Presiden Nicolas Maduro dan ekonomi Venezuela yang bergantung pada ekspor minyak.
AS juga telah membangun kehadiran laut dan udara besar di Karibia. Termasuk mengerahkan kapal induk USS Gerald R. Ford dan sejumlah kapal perang lain. Dua tanker disita di laut sebagai bagian dari blokade minyak.
Sejak September, AS juga melakukan puluhan serangan udara terhadap kapal-kapal kecil yang dituduh terkait penyelundupan narkoba. Itulah kampanye maritim yang—menurut militer AS sendiri—menewaskan sedikitnya 107 orang.

Presiden AS Donald Trump menyatakan Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan Istrinya akan diadili di Amerika atas sangkaan tindak pidana terorisme dan narkoba-Instagram Nicolas Maduro-
Dasar resmi yang berulang kali dikemukakan Washington adalah narkotika. Trump menyebut Venezuela sebagai eksporter besar narkoba ke AS.
BACA JUGA:AS Umumkan Peluncuran Operasi Southern Spear di Karibia, Ketegangan dengan Venezuela Meningkat
BACA JUGA:Amerika Serikat Tingkatkan Armada Perang di Karibia, Venezuela Siaga Penuh
Pada Senin, 29 Desember 2025, Trump mengatakan bahwa AS menghantam dan menghancurkan sebuah area dermaga yang diduga digunakan kapal narkoba Venezuela. Dan itulah serangan darat pertama dalam kampanye Trump itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: berbagai sumber