Inovasi Popok dan Pembalut Reusable dari Bumbi, Kurangi Pencemaran Sampah Plastik
Sesi talkshow bersama Celia Siura, memperkenalkan program penggunaan popok dan pembalut wanita reusable untuk kurangi pencemaran di perairan. - Najwa Rana - Harian Disway
“Produk dari Bumbi ini bisa dicuci berulang kali. Bahkan bisa bertahan sampai lebih dari lima tahun dan diwariskan kepada adik-adiknya,” kata Celia di sela peluncuran PFI Chapter Surabaya.
Dengan Bumbi, sampah popok bisa ditekan. Popok bisa digunakan lagi setelah dicuci bersih dengan detergen. Bilas popok sampai bersih dan jemur seperti biasa. Hal yang sama berlaku untuk pembalut.
Untuk memudahkan perawatan produk pembalut dan popok reusable, Bumbi juga mengeluarkan produk mesin cuci portable khusus.
BACA JUGA:Pemkot Surabaya Serukan Pengurangan Popok dan Pembalut Sekali Pakai untuk Selamatkan Kali Brantas
Bumbi menggandeng Pemerintah Kota Surabaya untuk menggalakkan pemakaian popok dan pembalut reusable melalui kegiatan di Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) dan berbagai rumah sakit.
Selain membuat produk yang reusable, Bumbi juga memberdayakan masyarakat dengan memberikan lapangan pekerjaan kepada penyandang disabilitas untuk menjahit produk.
Dengan inovasi tersebut, Bumbi termasuk dalam jajaran 50 besar dalam percontohan dunia dalam penanganan isu lingkungan maupun sosial.
“Saya harap Kota Surabaya bisa menjadi contoh untuk kota-kota lain di Indonesia. Ini tentang cara kita membuat Indonesia bebas dari sampah popok dan pembalut sekali pakai,” pungkasnya. (*)
BACA JUGA:Popok pun Berubah jadi Pot dan Pupuk Organik Demi Masa Depan Bumi
BACA JUGA:Dropo Box, Solusi Kurangi Sampah Popok di Sungai Wringinanom Ala Ecoton
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: