Sinead O’Connor, Aktivis dan Penyanyi Nothing Compares 2 U Meninggal, Penyebab Belum Diungkap

Kamis 27-07-2023,09:17 WIB
Reporter : Retna Christa
Editor : Retna Christa

HARIAN DISWAY – Dunia musik kehilangan salah seorang talenta besar. Sinead O’Connor, penyanyi sekaligus aktivis yang menentang pelecehan seksual di kalangan gereja, meninggal pada Rabu, 26 Juli 2023. Musisi yang populer dengan lagu Nothing Compares 2 U itu wafat pada usia 56 tahun.

Keluarga mengeluarkan pernyataan singkat terkait meninggalnya Sinead O’Connor. ’’Dengan kesedihan mendalam, kami mengumumkan meninggalnya Sinead kami yang tercinta. Keluarga dan teman-temannya sangat berduka, dan membutuhkan privasi di masa yang sulit ini.’’

Mereka tidak mengungkapkan apa penyebab meninggalnya penyanyi yang dikenal dengan kepala pelontos itu. Yang jelas, Sinead O’Connor tutup usia hanya 18 bulan setelah putranya, Shane, tewas. Shane berusia 17 tahun. Dan baru meninggalkan rumah sakit setelah dalam pengawasan bunuh diri.

BACA JUGA: Musisi Legendaris Tony Bennett Meninggal Dunia

Kabar meninggalnya Sinead O’Connor mengejutkan industri musik dunia. Dan terutama, tanah kelahirannya, Irlandia.

Perdana Menteri Irlandia Leo Varadkar mengungkapkan, ’’Musik Sinead sangat dicintai di seluruh dunia, talentanya tak ada yang menandingi. Dia benar-benar tak bisa dibandingkan. Kuucapkan bela sungkawa buat keluarganya, teman-temannya, dan semua yang mencintai musiknya,’’ papar Varadkar, seperti dikutip Guardian.

Wakil Perdana Menteri Micheal Martin menambahkan, Irlandia telah kehilangan salah seorang ikon musik. ’’Hati kami mendampingi anak-anaknya, keluarganya, teman-temannya, dan semua yang mengenal dan mencintai dia,’’ tutur Martin.

Direktur Eksekutif Amnesty International Irlandia, Colm O’Gorman, menyebut bahwa hanya sedikit artis di dunia ini yang memiliki dampak sosial dan kultural. Dan Sinead O’Connor adalah satu dari yang sedikit itu.

BACA JUGA: Jane Birkin, Inspirasi Tas Hermes Birkin, Meninggal di Usia 76 Tahun

Mantan manajer Sinead O’Connor , Fatchna O’Ceallaigh, turut buka suara. Menurut dia, Sinead membukakan jalan buat banyak artis perempuan lain.

’’Dia bukan hanya berpenampilan unik. Keberanian dia mengungkapkan apa yang dia yakini itu yang membukakan jalan buat para perempuan di industri musik. Untuk tetap memegang teguh prinsip yang mereka percaya, dan tetap menjadi diri sendiri selama mungkin,’’ papar O’Ceallaigh, yang mengatur aktivitas Sinead O’Connor pada periode 1986-1990.

Sinead O’Connor lahir di bagian selatan Dublin, 8 Desember 1966. Dia anak ketiga dari lima bersaudara. Ayahnya adalah John Oliver ’’Sean’’ O’Connor, insinyur yang belakangan jadi paralegal dan aktivis. Ibunya bernama Johanna Marie O’Grady.

BACA JUGA: Musisi Gordon Lightfoot Meninggal Dunia

John Oliver dan Johanna Marie berpisah ketika Sinead berusia sembilan tahun. Pada 1979, Sinead yang berusia 12 tahun meninggalkan sang ibu. Dia ikut ayahnya pindah ke Alexandria, Virginia, AS.

Karena doyan mengutil di toko dan sering membolos, Sinead dimasukkan ke sebuah institusi Katolik buat gadis-gadis ’’nakal’’.

Pengalaman tinggal di institusi itu sangat traumatis buat Sinead. Namun, anehnya, di bawah tekanan suster-suster galak, kemampuan musik Sinead berkembang. Di sanalah dia belajar menulis lagu dan membuat melodi musik yang indah. 

Kategori :