Unik, Begini 8 Tradisi Tiongkok menyambut Musim Dingin

Unik, Begini 8 Tradisi Tiongkok menyambut Musim Dingin

Unik, begini 8 tradisi tiongkok menyambut musim dingin. Anak-anak di Tiongkok membuat pangsit, makanan khas musim dingin.-sipaphoto.com-chinadaily.com.cn

HARIAN DISWAY - Bulan November, sebagian besar wilayah Tiongkok mulai memasuki musim dingin. Negeri tersebut memiliki tradisi tiap musim yang dirayakan. Termasuk ketika musim dingin

Berikut hal-hal yang menarik untuk diketahui tentang musim dingin di Tiongkok:

1. Tak selalu Datang Bersamaan


Unik, begini 8 tradisi tiongkok menyambut musim dingin. Poster perayaan musim dingin di Tiongkok.-chinadaily.com.cn-

Dari segi meteorologi, iklim setiap tahun di Tiongkok berbeda. Sehingga awal musim dingin pun bisa sangat berbeda. Dan dengan luasnya wilayah Tiongkok, musim dingin di setiap wilayah tidak dimulai pada waktu yang bersamaan.

BACA JUGA:Memilih Pakaian Travelling saat Musim Dingin Jangan Cuma Fungsional tapi Harus Gaya

2. Zaman Kekaisaran


Unik, begini 8 tradisi tiongkok menyambut musim dingin. Ilustrasi musim dingin di Tiongkok.-sipaphoto.com-chinadaily.com.cn

Empat awal musim selalu dirayakan dengan upacara atau tradisi pada zaman kuno. Sebelum awal musim dingin, kaisar kuno akan mandi dan tidak makan daging lagi. Pada hari itu, kaisar akan memimpin para pejabatnya ke pinggiran kota dan melakukan upacara "menyambut musim dingin".

3. Makan Pangsit


Unik, begini 8 tradisi tiongkok menyambut musim dingin. Tradisi makan pangsit untuk menyambut musim dingin di Tiongkok.-sipaphoto.com-chinadaily.com.cn

Sebuah legenda di Tiongkok menyebut bahwa pada akhir Dinasti Han Timur (25-220 M), orang suci Zhang Zhongjing menyelamatkan banyak orang di provinsi Henan dari epidemi tipus dan menyembuhkan telinga mereka dari radang dingin.

Penyakit itu memang sering muncul saat musim dingin. Ketika itu Zhongjing memasak daging kambing, cabai, dan rempah-rempah untuk menghilangkan rasa dingin dan meningkatkan panas tubuh. 

Ia membungkus bahan-bahan tersebut ke dalam adonan kulit dan membuatnya seperti bentuk telinga. Sejak saat itu, masyarakat belajar membuat makanan yang kemudian dikenal dengan nama “pangsit”. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: http://www.chinadaily.com.cn/