12 Makanan Keberuntungan Tahun Baru Imlek, Simbolisme di Baliknya dan Ucapannya saat Makan!

12 Makanan Keberuntungan Tahun Baru Imlek, Simbolisme di Baliknya dan Ucapannya saat Makan!

Makanan Tahun Baru Imlek yang paling umum adalah pangsit, ikan, lumpia, dan niangao. Ada 12 hidangan penting Tahun Baru Imlek beserta simbolisme di baliknya. --iStockphoto

Buah-buahan tertentu dimakan selama periode Tahun Baru Imlek, seperti jeruk keprok dan jeruk, serta jeruk bali. Buah-buahan tersebut dipilih karena bentuknya yang bulat dan berwarna "keemasan", melambangkan kepenuhan dan kekayaan.

BACA JUGA: Legenda Nian dan Tradisi Imlek: Asal Usul dan Makna di Baliknya

Tetapi lebih jelas karena bunyi keberuntungan yang ditimbulkannya saat diucapkan. Memakan dan memajang jeruk keprok dan jeruk dipercaya membawa keberuntungan dan rejeki karena pelafalannya, dan bahkan cara penulisannya.

Bahasa Mandarin untuk jeruk (dan jeruk keprok) adalah 橙 (chéng /chnng/), yang bunyinya sama dengan bahasa Mandarin untuk kesuksesan (成). Salah satu cara penulisan jeruk keprok (桔 jú /jyoo/) mengandung aksara Tiongkok untuk keberuntungan (吉 jí /jee/).

Makan jeruk Bali dipercaya mendatangkan kemakmuran terus-menerus. Semakin banyak makan, semakin banyak kekayaan yang didapatkan seperti kata pepatah tradisional. Bahasa Mandarin untuk jeruk bali (柚 yòu /yo/) terdengar seperti memiliki (有 yǒu), kecuali nadanya, dan persis seperti lagi (又 yòu). (*)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: