Bahlil Lahadalia: Tambang Harus Untungkan Rakyat!
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia menegaskan perusahaan-perusahaan yang memiliki IUP wajib memberi nilai lebih bagi rakyat. Khususnya warga lokal untuk menumbuhkan perekonomian daerah.-Disway.id/Anisha Aprilia-
HARIAN DISWAY - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menegaskan komitmen pemerintah untuk menindak tegas pemegang Izin Usaha Pertambangan yang bermasalah sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kelola sektor pertambangan nasional, Jumat, 2 Januari 2026.
Bahlil menekankan bahwa penataan sektor pertambangan menjadi langkah strategis agar pengelolaan sumber daya alam benar-benar memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi rakyat, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Menurutnya, perusahaan tambang yang tidak menuntaskan kewajiban kepada negara tidak akan dibiarkan, karena praktik tersebut berpotensi merugikan keuangan negara dan menghambat pembangunan.
“Kalau ditata dengan baik, pendapatan negara akan baik. Uang itu bisa dipakai untuk pembangunan daerah, untuk makanan bergizi, kesehatan, pendidikan, sampai pembangunan infrastruktur,” tegas Bahlil.
BACA JUGA:Meskipun Terjadi Bencana, Bahlil Janjikan LPG dan BBM Selama Nataru Aman
BACA JUGA:Bahlil: Listrik di Aceh Pulih 60 Megawatt, Besok Atau Lusa Jaringan Tersambung Semua
Ia menjelaskan bahwa sektor pertambangan memiliki kontribusi besar terhadap penerimaan negara, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan berpihak pada kepentingan publik.
Selain aspek ekonomi, Bahlil juga menaruh perhatian serius terhadap dampak lingkungan dari aktivitas pertambangan yang tidak dikelola dengan baik.
Ia mengingatkan bahwa eksploitasi sumber daya alam yang tidak terkendali dapat memicu berbagai bencana alam, seperti banjir dan longsor, yang justru merugikan masyarakat sekitar.
Oleh karena itu, Bahlil menegaskan bahwa aktivitas pertambangan ke depan wajib mengedepankan prinsip keberlanjutan agar keseimbangan antara pemanfaatan ekonomi dan kelestarian lingkungan tetap terjaga.
BACA JUGA:Sindir Balik Cak Imin soal Taubat Nasuha, Bahlil: Hanya Presiden yang Bisa Perintah Saya
BACA JUGA:Banjir Bandang Sumatra Parah, Cak Imin Ajak Raja Juli hingga Bahlil untuk Taubat Nasuha
Menurutnya, kegiatan pertambangan tidak boleh hanya menguntungkan perusahaan semata, melainkan harus memberikan nilai tambah nyata bagi masyarakat lokal, baik dari sisi ekonomi maupun sosial.
Sementara itu, dari sektor minyak dan gas bumi, Kementerian ESDM terus mendorong percepatan eksplorasi potensi migas nasional, khususnya di kawasan Indonesia Timur yang dinilai masih memiliki cadangan besar.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: