Gerindra-PKB Paling Konkret

Gerindra-PKB Paling Konkret

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto memotong tumpeng disaksikan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Sandiaga Uno saat peresmian sekretariat bersama di Jakarta, 23 Januari 2023. -FOTO: DPP PKB-

JAKARTA, HARIAN DISWAY - Satu langkah politik lagi ditunjukkan oleh PKB dan Gerindra. Kali ini lebih kongkret. Dua partai yang sedang "bertunangan" itu mendirikan sekretariat bersama (Sekber). Strategi yang sama pernah dimainkan Gerindra menjelang Pemilu 2019 dengan menggandeng PKS membentuk sekber. 

Gerindra dan PKB telah memenuhi syarat untuk mengajukan pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres). Memang total perolehan suara sah dua partai itu pada pemilu legislatif sebelumnya hanya 22,26 persen. Kurang dari 25 persen dari yang dipersyaratkan. Namun, koalisi itu lolos syarat presidential threshold dengan minimal 20 persen kursi di DPR. Yakni mencapai total 23,66 persen. Dengan rincian kursi Gerindra 13,57 persen dan PKB 10,09 persen.

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto pun optimistis dengan kekuatan barunya untuk menghadapi Pemilu 2024 nanti. Implementasi dari kerja sama politik yang sudah diputuskan kedua partai di Sentul, Jawa Barat, 13 Agustus 2022 lalu. Sekber ini berlokasi di sebelah rumah dinas wakil presiden yang terletak di Jalan Ki Mangunsarkoro Nomor 1, Menteng, Jakarta Pusat.

BACA JUGA:Pemilu 2024, PKB Targetkan Runner-up

"Hari ini adalah suatu bukti bahwa kerja sama kita solid, tekad kita solid, semangat kita tinggi, optimisme kita besar," ujar Prabowo dalam sambutannya. Keyakinan besar itu, imbuhnya, untuk membela kepentingan rakyat. Menyongsong pemilu pada 14 Februari 2024 nanti.

Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar juga mendapat giliran bicara. Lelaki yang karib disapa Cak Imin itu punya harapan yang sama. "PKB dan Gerindra saling percaya. Adalah kekuatan yang diminati untuk menata Indonesia menjadi lebih baik melanjutkan kesuksesan yang ada dan melompat lebih maju lagi," tuturnya.

Dalam peresmian itu, sejumlah tokoh elite kedua partai turut hadir. Termasuk yang cukup menghebohkan adalah kehadiran Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno. Sebab, menteri pariwisata dan ekonomi kreatif itu santer diberitakan bakal hengkang dari Gerindra.

Apalagi, sebelumnya Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad sempat menyindir sikap Sandiga yang lebih memilih mendatangi agenda PPP dibandingkan agenda Gerindra. Padahal, rapat pimpinan nasional (rapimnas) Gerindra sudah mendapuk Prabowo sebagai capres. 

Dasco menegaskan jika Sandiaga ingin maju sebagai capres 2024, bisa melalui partai lain. "Itu nggak masalah. Kami lihat belakangan yang bersangkutan lebih banyak hadir di acara partai lain dan untuk melakukan sosialisasi capres,” katanya kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Direktur Eksekutif Institute for Democracy & Strategic Affairs A. Khoirul Umam mengatakan, posisi Sandiaga jelas tak diperhitungkan lagi sebagai pendamping Prabowo. Bahkan kemungkinan Sandiaga segera hengkang dari Gerindra. "Sandiaga sudah lewat. Dia cuma ngontrak saja di Gerindra," katanya.

Menurutnya, peresmian Sekber Gerindra-PKB cukup menjadi kejutan. Mengingat sejauh ini Gerindra begitu dekat dengan PDIP. Padahal, celah koalisi dengan partai terbesar itu sempat membuat Prabowo kepincut. 

Mesin partai yang lebih efektif, dukungan kekuasaan lebih konkret, dan potensi menang yang lebih besar harus direlakan. "Buntunya komunikasi politik dengan PDIP yang ini justru mengusik kerukunan Gerindra-PKB," ujar alumnus UIN Wali Songo itu saat dihubungi, kemarin. 

Kebuntuan PDIP-Gerindra itu tidak lepas dari ketidakmampuan kedua partai mengelola ego dan ekspektasi. Sebab masing-masing menginginkan posisi capres. Negosiasi pun berlangsung alot dan macet.

Sekber Gerindra-PKB ini juga mengindikasikan adanya restu Presiden Jokowi. Persis setelah kian tidak jelasnya rencana pengusungan Ganjar sebagai capres lewat PDIP. Kondisi tersebut ternyata mengunci langkah strategis Koalisi Indonesia Bersatu (KIB). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: