Laga Kedua Final V-League: Peluang Red Sparks Tipis, Tapi Belum Habis

Jung Kwan Jang Red Sparks, akhirnya melangkah ke babak final usai menang agregat 2-1 atas Hyundai E&C Hillstate di babak play-off. Dan Red Sparks akan menantang Heungkuk Life Insurance Pink Spiders di babak Final Korea V-League 2024-25.--Twitter Daily Volleyball @dly_volleyball
HARIAN DISWAY – Jung Kwan Jang Red Sparks menghadapi tantangan berat di laga kedua final V-League 2024-25 melawan Heungkuk Pink Spiders pada 2 April. Setelah kalah telak 0-3 di pertandingan pertama, pelatih Red Sparks Ko Hee-Jin berusaha membalikkan keadaan dengan strategi tak biasa—mengandalkan sistem pertahanan dua libero.
Sementara itu, Pink Spiders, dipimpin Kim Yeon-Kyung, bertekad menutup final dalam tiga pertandingan tanpa memberi celah bagi lawan. Akankah Red Sparks mampu bangkit, atau Pink Spiders akan memastikan gelar juara lebih cepat?
Laga kedua final V-League 2024-25 antara Heungkuk Life Insurance Pink Spiders dan Jung Kwan Jang Red Sparks akan berlangsung pada 2 April pukul 17.00 WIB. Red Sparks masih memiliki peluang untuk membalikkan keadaan, meskipun kecil.
Red Sparks yang diperkuat Megawati Hangestri Pertiwi kalah dramatis, kalah 2-3 dari Pink Spiders pada game 2 final Liga Voli Korea, Rabu 2 April 2025-Tangkapan layar Instagram@red_sparks_ina-
Pada pertandingan pertama final yang digelar pada 31 Maret, Red Sparks harus menyerah 0-3 dari Pink Spiders. Struktur penerimaan mereka berantakan, terutama setelah Choi Hyo-Seo ditunjuk sebagai starter menggantikan libero utama, Noh Ran, yang cedera. Choi Hyo-Seo pun menjadi target utama serangan Pink Spiders.
BACA JUGA:Final Panas V-League 2025: Red Sparks Tantang Dominasi Pink Spiders!
BACA JUGA:Veteran Red Sparks, Pyo Seung-Joo Akhirnya Merasakan Final V-League setelah 15 Tahun
Jika situasi pertandingan kembali memburuk, pelatih Red Sparks, Ko Hee-Jin, berencana menerapkan sistem pertahanan dengan dua libero.
"Choi Hyo-Seo telah kembali menunjukkan rasa percaya dirinya. Saya berencana memainkan sistem libero ganda bersama Park Hye-Min," ujar Ko Hee-Jin.
Taktik seperti ini sangat jarang digunakan, tetapi demi memperkuat pertahanan akhir, langkah tersebut dianggap sebagai solusi terbaik.
"Saya akan memberikan yang terbaik bersama para pemain agar pertandingan ini berjalan luar biasa, sehingga situasi seperti ini tidak terulang lagi," tambah Ko Hee-Jin.
BACA JUGA:Pipa Gas Selangor Bocor, Dekat Rumah Warga Selangor Asal Tulungagung
BACA JUGA:Ada Diskon Tarif Tol untuk Pemudik yang Hindari Puncak Arus Balik, Simak Jadwal dan Ketentuannya
Di sisi lain, Heungkuk Pink Spiders tengah berambisi mengamankan gelar. Kim Yeon-Kyung, yang dalam dua musim terakhir harus puas sebagai runner-up, menegaskan tekadnya untuk menutup final dalam tiga pertandingan.
"Saya ingin menyelesaikan semuanya di game ketiga. Saya rasa tidak akan ada pertandingan tambahan setelah itu. Jadi, saya akan mempersiapkan diri dengan baik untuk game kedua dan ketiga. Saya akan memperbaiki kekurangan di game pertama dan bermain jauh lebih baik di game kedua," kata Kim Yeon-Kyung.
Statistik Terakhir Kedua Tim:
-
Tingkat keberhasilan serangan rata-rata: Pink Spiders 38,5%, Red Sparks 38%
-
Tingkat keberhasilan penerimaan rata-rata: (belum tersedia dalam teks awal)
Pertandingan kedua akan berlangsung di Samsan World Gymnasium, Incheon, pada 2 April. Meski dihantam badai cedera, semangat dan tekad para pemain Red Sparks masih menyala untuk melakukan serangan balik. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: