Masa Depan Profesi Kedokteran: Melampaui 'Karut-marut' Menuju Transformasi Berkelanjutan
ILUSTRASI Masa Depan Profesi Kedokteran: Melampaui 'Karut-marut' Menuju Transformasi Berkelanjutan.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-
PRAKTIK KEDOKTERAN di Indonesia saat ini kerap digambarkan dalam keadaan ”karut-marut”, suatu istilah yang mencerminkan kompleksitas, tekanan, dan sistemik yang dihadapi profesi itu.
Mulai beban kerja yang tidak manusiawi (long working hours), disparitas fasilitas kesehatan antara pusat dan daerah, kekerasan terhadap tenaga kesehatan, polemik remunerasi, hingga tantangan regulasi yang berlapis.
Namun, di balik tantangan tersebut, terdapat peluang untuk membayangkan dan membangun masa depan profesi (MDP) kedokteran yang lebih tangguh, adil, dan berpusat pada nilai-nilai kemanusiaan.
BACA JUGA:Rumah Sakit Pendidikan di Dunia Kedokteran
BACA JUGA:Gigi Rusak Bukan Akhir Segalanya, Inovasi Kedokteran Gigi Punya Solusinya
TANTANGAN ”KARUT-MARUT” SEBAGAI PEMICU PERUBAHAN
Situasi yang karut-marut sebenarnya merupakan gejala dari sistem kesehatan yang sedang mengalami transisi dan tekanan multidimensi. Beberapa akar masalahnya adalah sebagai berikut.
Pertana, distribusi dan retensi dokter yang tidak merata. Konsentrasi dokter spesialis di kota besar memperparah ketimpangan akses layanan kesehatan.
Kedua, budaya dan beban kerja yang tidak sehat. Sistem dinas yang panjang tanpa perlindungan memadai berisiko tinggi menyebabkan kelelahan kronis (burnout) dan menurunnya kualitas pelayanan serta keselamatan pasien.
BACA JUGA:Ketika Media 'Mengadili' Profesi Dokter, Efek Buruk Generalisasi di Era Sensasi Berita
BACA JUGA:Keutamaan Budi (Virtue) Dokter Bukan Sekadar Kewajiban Kemanusiaan
Ketiga, relasi dokter-pasien yang terdegradasi. Komunikasi yang terburu-buru, komersialisasi layanan, dan kasus kekerasan terhadap dokter menunjukkan merenggangnya hubungan saling percaya.
Keempat, tekanan ekonomi dan regulasi. Konflik kepentingan dalam sistem pembiayaan kesehatan, ketidakjelasan skema remunerasi di berbagai setting praktik, dan tumpang tindih regulasi menciptakan lingkungan kerja yang penuh ketidakpastian.
PILAR MASA DEPAN PROFESI KEDOKTERAN
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: