5 Manfaat Scaling Gigi Rutin 6 Bulan Sekali yang Sayang Dilewatkan

5 Manfaat Scaling Gigi Rutin 6 Bulan Sekali yang Sayang Dilewatkan

5 Manfaat Scaling Gigi Rutin 6 Bulan Sekali yang Sayang Dilewatkan-@Pixabay-Pexels

HARIAN DISWAY - Scaling gigi rutin tiap enam bulan sekali. Itulah salah satu cara termudah menjaga kesehatan mulut jangka panjang.

Prosedur itu dianjurkan dokter gigi untuk semua orang. Bahkan yang rajin sikat gigi dua kali sehari sekalipun.

Pasalnya, sikat gigi saja tak cukup mengangkat plak. Terlebih plak yang mengeras jadi karang gigi.

Scaling dilakukan dengan alat ultrasonik. Itu dapat mengikis plak dan karang gigi. Umumnya hanya butuh waktu 20-45 menit. Tanpa rasa sakit.

BACA JUGA:6 Obat Herbal Atasi Sakit Gigi

 

BACA JUGA:Bau Mulut saat Berpuasa? Begini Cara Mengatasinya Menurut Dokter

Prosedur itu bisa dilakukan di klinik gigi mana pun. Idealnya harus tetap rutin. Bahkan meski tak ada keluhan sama sekali.

Sebab, plak yang dibiarkan bisa mengeras jadi karang gigi hanya dalam hitungan 24-72 jam. Lalu radang gusi mulai muncul dalam 7-10 hari berikutnya.

Berikut sederet manfaat melakukan scaling gigi.

1. Mencegah radang gusi dan penyakit gusi (gingivitis & periodontitis)


Gigi yang Tidak Dirawat Dapat Menyebabkan Penyakit Gusi-Towfiqu barbhuiya-Pexels

Karang gigi yang menumpuk di garis gusi jadi sarang bakteri. Penyebab peradangan. Tanda-tandanya bisa berupa gusi bengkak dan memerah.

BACA JUGA:Jangan Tunggu Sakit, Menjaga Kesehatan Gigi Adalah Investasi untuk Anak dan Orang Dewasa

BACA JUGA:Tip Mengatasi Gigi Sensitif Akibat Es Krim Saat Cuaca Panas–Dingin Ekstrem Februari 2026

Bahkan gampang berdarah saat sikat gigi atau flossing. Jika dibiarkan, kondisi itu bisa berkembang jadi periodontitis.

Tahap lebih parah dapat merusak jaringan dan tulang penyangga gigi. Sehingga gigi jadi goyah. Rapuh.

Menurut catatan medis, penyakit gusi termasuk kondisi yang kerap berkembang tanpa gejala jelas di tahap awal.

Banyak orang baru sadar setelah kondisinya cukup parah. Scaling rutin memutus siklus itu sejak dini. Sebelum kerusakannya jadi permanen dan sulit diperbaiki.

BACA JUGA:Tip Mengatasi Gigi Sensitif Akibat Es Krim Saat Cuaca Panas–Dingin Ekstrem Februari 2026

BACA JUGA:4 Peran Besar Sayur untuk Menjaga Kesehatan Gigi dan Gusi

2. Menurunkan risiko gigi berlubang dan kerusakan enamel


Scalling Gigi Dapat Mencegah Adanya Gigi Berlubang-ArtPhoto_Studio-Freepik

Sisa makanan manis dan berpati yang menempel di gigi jadi santapan bakteri. Lalu diubah jadi asam yang menyerang enamel.

Proses itu terjadi terus-menerus. Bahkan di area yang sulit dijangkau sikat gigi. Seperti sela gigi bagian belakang.

Semakin lama plak dibiarkan menumpuk, semakin besar juga potensi kerusakan gigi. Lantas berujung pada rasa ngilu saat makan atau minum dingin.

Scaling dan polishing membantu mengangkat plak sebelum sempat merusak enamel dan memicu lubang gigi.

BACA JUGA:4 Manfaat Menginang, Praktik Kuno untuk Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

BACA JUGA:Jangan Anggap Remeh Kebiasaan Tak Gosok Gigi Sebelum Tidur

Semakin rutin dibersihkan akan semakin bagus. Sebab, memperkecil peluang bakteri penyebab karies berkembang biak.

3. Napas lebih segar dan tahan lama


Scalling Gigi Juga Dapat Mengurangi Bau Mulut Membuat Kita Lebih Nyaman Untuk Bersosialisasi-@yanalya-Freepik

Bau mulut membandel alias halitosis. Pemicunya adalah bakteri yang bersembunyi di celah gigi dan garis gusi.

Sikat gigi dengan obat kumur sehari-hari memang membantu. Tapi tidak selalu bisa menjangkau sumber bau sampai ke akarnya.

Scaling mengangkat plak dan karang gigi yang jadi biang keladi bau tak sedap tersebut. Rutin scaling juga membantu menjaga kepercayaan diri.

BACA JUGA:Kenali Mitos dan Fakta Pemutihan Gigi untuk Senyum yang Cerah

BACA JUGA:Sikat Gigi Saja Tidak Cukup, Saatnya Biasakan Flossing

Terutama saat harus berbicara jarak dekat dengan orang lain. Tanpa perlu khawatir soal aroma mulut.

Hasilnya, napas terasa lebih segar. Pun, bertahan lebih lama dibanding sekadar mengandalkan permen mint.

4. Membuat gigi tampak lebih cerah secara alami


Scalling Gigi Bisa Membuat Senyum Lebih Lebar Akibat Gigi yang Putih Natural-Shiny Diamond-Pexels

Kebiasaan minum kopi, teh, atau merokok lambat laun meninggalkan noda pada permukaan gigi.

Noda itu menempel di lapisan luar gigi. Sulit hilang hanya dengan menyikat gigi biasa. Saat scaling, tahap polishing menggunakan pasta khusus. Itu dapat mengangkat noda permukaan tersebut tanpa bahan pemutih kimia.

BACA JUGA:Waspada! Diet Keto, Vegan, dan Detox Bisa Picu Masalah Gigi dan Mulut

BACA JUGA:7 Langkah Sederhana Menjaga Gigi Sehat di Hari Kesehatan Gigi dan Mulut Nasional 12 September

Efeknya pun terasa lebih tahan lama dibanding sekadar pakai pasta gigi pemutih. Karena noda diangkat langsung dari sumbernya.

Gigi pun kembali tampak lebih cerah dan bersih secara alami. Bukan sekadar putih instan. Tetapi terlihat lebih natural.

5. Lebih hemat dalam jangka panjang


Scalling Gigi Juga Dapat Membantu Berhemat-Towfiqu barbhuiya -Pexels

Deteksi dini lewat pemeriksaan rutin. Itu penting. Dokter gigi bisa menemukan masalah kecil sebelum berkembang jadi besar.

Gigi berlubang yang ditangani sejak awal biasanya cukup ditambal. Jauh lebih murah dibanding menunggu sampai butuh perawatan saluran akar.

BACA JUGA:Menjaga Kesehatan Gigi: Kenali Jenis-jenis Perawatan dan Manfaatnya

BACA JUGA:Jahe Merah untuk Gusi Anak: Orasi Ilmiah Prof Pratiwi yang Mengguncang Dunia Kedokteran Gigi

Begitu juga dengan masalah gusi. Jika dibiarkan bisa berujung operasi gusi atau bahkan cabut gigi.

Selain hemat biaya, kebiasaan itu juga menghindarkan dari kerusakan lebih parah. Jadi, scaling rutin tiap enam bulan cukup efektif.

Pun, jauh lebih ringan dibanding menanggung biaya perawatan darurat di kemudian hari.

Jadi, jangan tunggu gigi sakit dulu baru mau ke dokter gigi. Luangkan waktu tiap enam bulan sekali untuk scaling rutin. Gigi pun tetap sehat tanpa drama. (*)

 *) Mahasiswa magang dari Prodi Sastra Indonesia, Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: berbagai sumber