Surabaya Kekurangan SMP Negeri, Pemkot Sibuk Bangun Infrastruktur

Surabaya Kekurangan SMP Negeri, Pemkot Sibuk Bangun Infrastruktur

Mochamad Machmud, anggota DPRD Surabaya.-Wulan Yanuarwati-

BACA JUGA:Komisi C DPRD Surabaya Sidak UMKM Pengolahan Sarang Walet yang Dikeluhkan Tetangga

Machmud menyayangkan hal itu. Pembangunan sekolah negeri hanya masalah ketiadaan prioritas semata. Sebab menurutnya, dari segi anggaran seharusnya mampu. Dan dari segi kecepatan bisa dikebut.

"Loh kalau mau cepet, uangnya ada. Rp 10 miliar jadi. Sekarang perbaiki air mancur yang di Kenjeran berapa miliar, air mancur bisa joged. Mbangun itu Rp 200 miliar, itu kalau bangunkan sekolah sudah berapa," jelasnya.

Ia juga menilai, pemerintah hanya fokus pada pembangunan infrastruktur saja. Bukan pembangunan manusia. Pendidikan barangkali dianggap tidak penting. 

"Terus bangun jembatan Surabaya itu berapa, gak ada jembatan itu lho selama bertahun-tahun gak masalah. Tapi ketika gak ada sekolah, rakyatnya ini bermasalah. Dari sisi pendidikan bermasalah kalau gak ada sekolah. Maka saya sebut kepedulian sosial gak ada," jelasnya. (*)

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: