Dapat Informasi Beras Bulog Dijual ke Pengepul, Paguyuban Pedagang Pasar Surabaya Turun Gunung

Dapat Informasi Beras Bulog Dijual ke Pengepul, Paguyuban Pedagang Pasar Surabaya Turun Gunung

Pedagang menakar beras di Pasar Tambahrejo, Surabaya, Jawa Timur, Sabtu, 17 Februari 2024.-Julian Romadhon-

SURABAYA, HARIAN DISWAY - Mahalnya harga beras di Jawa Timur masih menjadi sorotan utama belakangan ini. Maka tidak mengherankan bila masyarakat berlomba-lomba untuk mendapatkan beras Bulog (SPHP) yang murah. 

Lima kilogram beras SPHP dibanderol dengan harga Rp 54.500. Harga tersebut sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) beras medium Rp 10.900 per kilogram.

Sayang, keberadaan beras sejuta umat tersebut sangat langka. Baru saja stok masuk di koperasi Bulog, dalam hitungan jam langsung ludes terjual. Itulah yang dikeluhkan masyarakat, juga pedagang sembako.

Bahkan, muncul informasi bahwa beras SPHP Bulog dijual kepada pengepul. Mendengar situasi tersebut, Kumpulan Pedagang Pasar Seluruh Surabaya (KPPSS) tidak tinggal diam.

BACA JUGA: Harga Gabah Turun, Bapanas Pastikan Harga Beras Terkoreksi

Pengurus KPPSS dan Sekretariat Paguyuban Pedagang Pasar Tambahrejo Mas'ud Bakir mengatakan, pihaknya akan meninjau beras yang diri didistribusikan oleh Badan Urusan Logistik (Bulog).

"Beras premium dijual dengan harga yang sangat tinggi, dan kami memiliki kecurigaan bahwa ada praktik penjualan kembali oleh pengepul dengan harga yang lebih tinggi dari yang ditetapkan (HET)," ujar Mas'ud kepada Harian Disway, Selasa, 27 Februari 2024.

“Besok kami akan cek di lapangan. Apakah betul ada pengepul yang terima beras Bulog untuk dijual kembali di atas harga yang sudah ditentukan,” tambahnya.

Langkah tegas yang diambil Paguyuban Pedagang Pasar Surabaya, menandakan bahwa pihak pedagang tidak hanya pasif dalam menghadapi persoalan harga bahan pokok yang tinggi. Mereka juga bergerak aktif untuk mencari solusi yang tepat.

Mas'ud berharap, peninjauan yang mereka lakukan bisa mengungkap praktik-praktik yang merugikan masyarakat, sehingga tercipta harga bahan pokok yang stabil dan terjangkau bagi semua kalangan.

Diketahui, berdasarkan Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok di Jawa Timur (Siskaperbapo), rata-rata harga beras premium dan medium di Jawa Timur masih melampaui HET.

BACA JUGA:BULOG Pastikan Stok Beras Terjamin Saat Bulan Ramadan hingga Lebaran

Per 27 Februari 2024, harga beras premium dibanderol Rp 15.304 per kilogram dari HET Rp 13.900 per kilogram. Sedangkan beras medium Rp 11.803 per kilogram dari HET Rp 10.900 per kilogram.

Kabar baiknya, grafik harga beras medium menunjukkan adanya penurunan dalam sehari terakhir. Pada 26 Februari 2024, beras medium dihargai Rp 11.850 per kilogram. Artinya mengalami penurunan Rp 43 per kilogram. (Novia Herawati)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: