Pengakuan Tersangka Pembunuh Bocah Axle di Cilegon: Kemaluannya Ditendang
ILUSTRASI Pengakuan Tersangka Pembunuh Bocah Axle di Cilegon: Kemaluannya Ditendang.-Maulana Pamuji Gusti-Harian Disway-
Kripto tidak sepenuhnya judi. Itu perdagangan komoditas. Namun, mirip judi. Kripto diakui sebagai komoditas untuk diperdagangkan (bukan alat bayar) oleh Bappebti (Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi) di bawah Kementerian Perdagangan. Namun, untung-ruginya bisa sangat cepat.
BACA JUGA:Kronologi Perampokan Tewaskan Bocah 9 Tahun di Cilegon, Polisi Masih Selidiki Motif
BACA JUGA:Kasus Bocah SD Bunuh Ibu Kandung di Medan: Medsos Viral, Polisi Teguh
Dari keuntungan Rp4 miliar, Heru melanjutkan main kripto. Lalu rugi. Modal Rp4 miliar ludes dengan cepat.
Heru penasaran, ia utang bank Rp700 juta. Belum dijelaskan polisi, bagaimana tersangka bisa dengan gampang utang bank senilai segitu.
Heru juga utang koperasi karyawan di kantor tempat kerjanya sebesar Rp70 juta. Ditambahkan lagi utang pinjol Rp50 juta. Total utang Rp820 juta. Semuanya dijadikan modal main kripto. Ludes lagi. Kalah total.
Ia pun panik dikejar-kejar tagihan aneka utang. Ia tidak mampu membayar dalam waktu singkat, sesuai jatuh tempo. Akhirnya ia memutuskan mencuri di rumah mewah yang kosong.
Karena itu, Heru memberi tahu istri lewat WA ketika ia berangkat menuju rumah politikus PKS Maman Suherman (ayahanda Axle) untuk mencuri. Rumah Maman berupa rumah mewah dua lantai di kompleks Bukit Baja Sejahtera (BBS) Cilegon.
Heru memberi tahu istri, ia akan mencuri. Polisi mengungkap sebagian isi chat WA Heru ke istri. ”Apabila keadaan semakin amblas….”
WA balasan istri, seperti diceritakan polisi, begini: ”Astaghfirullah, sayang…” Tidak ada kalimat istri yang bernada mencegah rencana kejahatan pelaku.
Heru pun masuk ke Maman, 16 Desember 2025, pukul 13.17 WIB (terekam CCTV). Di pintu masuk depan ia memencet bel. Sampai empat kali. Tanpa respons penghuni. Maka, Heru menyimpulkan, itu benar-benar rumah kosong.
Ia lantas memanjat dinding dekat pos satpam. Ia mencongkel jendela dengan menggunakan alat yang sudah ia bawa. Ia pakai masker, helm full face, dan sarung tangan. Ia punya kesadaran kriminal. Bahwa ia pasti dipantau CCTV dan rekamannya akan diperiksa polisi.
Heru masuk rumah. Di lantai satu. Ia tolah-toleh dan melihat pintu kamar terbuka. Di alamnya tampak sebuah brankas. Ia masuk menuju brankas. Ia berkutat membuka brankas. Gagal membuka.
Pelaku kemudian naik ke lantai dua. Ia melihat kamar tertutup. Pintunya didorong, terbuka.
Di dalam kamar ada Axle sedang main game HP di ranjang. Axle kaget dan ketakutan. Heru segera menenangkan, meminta bocah itu tenang. Heru bertanya kode pembuka brankas.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber: