Notifikasi HP Menumpuk, Kepala Rasanya Penuh? Saatnya Lakukan Digital Declutter

Notifikasi HP Menumpuk, Kepala Rasanya Penuh? Saatnya Lakukan Digital Declutter

HP yang penuh bukan cuma bikin lemot, tapi juga bisa membuat pikiran terasa sesak. Digital declutter jadi langkah sederhana untuk hidup digital yang lebih sehat dan teratur.-freepik-

HARIAN DISWAY - Handphone alias HP kian menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan masyarakat modern. Pekerjaan, kesenangan, informasi, semuanya didapatkan dari HP yang selalu dalam genggaman.

Namun, di balik semua kemudahan itu, sebagian masyarakat mulai merasa tertekan. Mereka mengalami kelelahan mental. Tanda-tandanya adalah sulit fokus dan mudah terdistraksi meski aktivitas sedang tidak terlalu padat.

Salah satu pemicunya adalah overthinking. Tanpa disadari, saat HP dipenuhi aplikasi tak terpakai, notifikasi tak terbaca, dan informasi yang terabaikan, otak pun bekerja lebih keras.

Fenomena ini dikenal sebagai digital clutter, yakni kekacauan dalam ruang digital yang memengaruhi kenyamanan dan kesehatan mental penggunanya.

BACA JUGA:Apakah Kamu Mengalami Digital Burnout? Ini 5 Tanda yang Harus Diwaspadai

BACA JUGA:5 Cara Mengapresiasi Karya Seniman Lokal di Era Digital agar Seni Tetap Hidup

Apa Itu Digital Declutter?

Digital declutter adalah proses membersihkan dan merapikan ruang digital agar lebih teratur. Proses ini mencakup penghapusan aplikasi tidak terpakai, pengaturan notifikasi, hingga penataan file dan pesan.

Tujuan utamanya bukan hanya mengosongkan memori penyimpanan. Digital declutter juga membantu menciptakan lingkungan digital yang lebih tenang dan mendukung fokus.

Dengan ruang digital yang lebih sederhana, pengguna dapat berinteraksi dengan teknologi secara lebih sadar. Hal ini membuat penggunaan ponsel terasa lebih ringan dan terkendali.

Tanda Pikiran Terganggu Kondisi HP 


KEPIKIRAN notifikasi yang menumpuk, aplikasi yang tak terpakai, dan chat tak terbaca bisa jadi tanda bahwa kita membutuhkan digital declutter.-freepik-

1. Aplikasi Menumpuk dan Jarang Digunakan

Banyak orang mengunduh aplikasi untuk kebutuhan sesaat. Sayangnya, aplikasi tersebut sering kali dibiarkan menumpuk meski sudah tidak digunakan.

BACA JUGA:Bijak Hadapi Godaan Belanja Impulsif di Era Digital

BACA JUGA:Public Speaking, Keterampilan yang Wajib Dikuasai di Era Digital

Layar HP yang penuh ikon dapat memicu rasa sesak secara visual. Tanpa disadari, hal ini memengaruhi kenyamanan saat menggunakan perangkat.

2. Notifikasi Datang Tanpa Henti

Notifikasi dari pesan instan, media sosial, dan aplikasi lain sering muncul sepanjang hari. Setiap bunyi atau getaran memecah perhatian dan mengganggu fokus.

Jika notifikasi terus muncul, otak dipaksa berpindah fokus berulang kali. Kondisi ini membuat pikiran cepat lelah dan sulit berkonsentrasi.

3. Inbox dan Chat Tidak Terkelola

Email dan pesan yang menumpuk tanpa pengelolaan dapat menjadi sumber stres. Mencari pesan penting di antara ratusan chat sering kali menguras energi.

BACA JUGA:Friendship Goals, Arti Sahabat di Era Digital

BACA JUGA:Nomophobia, Ketergantungan Ponsel di Era Digital yang Perlu Diwaspadai

Kondisi ini juga menimbulkan rasa bersalah karena banyak pesan belum dibalas. Akibatnya, pengguna merasa terbebani setiap kali membuka aplikasi komunikasi.

4. Sulit Menemukan File Penting

File unduhan, foto, dan dokumen yang bercampur tanpa kategori menyulitkan pencarian. Waktu terbuang hanya untuk menemukan satu berkas sederhana.

Kekacauan ini menciptakan beban mental tambahan. Setiap kali membuka penyimpanan, pengguna dihadapkan pada rasa tidak teratur.

Dampak Digital Clutter terhadap Kesehatan Mental

Paparan informasi yang berlebihan dapat menyebabkan kelelahan kognitif. Otak terus menerima rangsangan tanpa waktu istirahat yang cukup.

BACA JUGA:Radio vs Podcast: Mana Lebih Relevan di Era Digital

BACA JUGA:9 Tip Aman Menjadi Digital Nomad Tanpa Khawatir Masalah Keuangan

Kondisi ini sering memicu stres ringan yang berlangsung terus-menerus. Jika dibiarkan, stres tersebut dapat berkembang menjadi kecemasan dan gangguan fokus.

Kebiasaan memeriksa HP secara berulang juga memperparah situasi. Banyak orang merasa gelisah ketika jauh dari perangkatnya.

Hubungan dengan teknologi pun menjadi tidak sehat. Alih-alih membantu, HP justru menjadi sumber tekanan.

Manfaat Digital Declutter bagi Kehidupan Sehari-hari


RUANG DIGITAL yang lebih rapi membantu fokus terjaga, stres berkurang, dan aktivitas harian terasa lebih ringan berkat digital declutter.-freepik-

1. Fokus Lebih Terjaga

Ruang digital yang rapi membantu mengurangi distraksi. Perhatian tidak lagi mudah teralihkan oleh notifikasi yang tidak penting.

BACA JUGA:Digital Nomad, Kerja Fleksibel Sambil Menjelajahi Dunia

BACA JUGA:Digital Detox Challenge: Tantangan Lepas Gadget yang Menarik untuk Dicoba

Hal ini membuat aktivitas bekerja atau belajar menjadi lebih efektif. Waktu dapat digunakan dengan lebih optimal.

2. Pikiran Lebih Tenang

Dengan berkurangnya stimulus digital, pikiran terasa lebih ringan. Pengguna tidak terus-menerus merasa dikejar oleh informasi.

Ketenangan ini berkontribusi pada keseimbangan emosional. Stres pun dapat ditekan secara perlahan.

3. Produktivitas Meningkat

Aplikasi dan file yang tertata mempermudah akses terhadap hal-hal penting. Pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat tanpa hambatan teknis.

BACA JUGA:Digital Decluttering, 5 Tip Membersihkan Isi Ponsel Anda

BACA JUGA:Tantangan dan Strategi Parenting Era Digital

Produktivitas meningkat karena energi tidak habis untuk hal sepele. Fokus dapat diarahkan pada prioritas utama.

Cara Sederhana Memulai Digital Declutter

Langkah pertama adalah meninjau aplikasi di HP. Hapus aplikasi yang tidak digunakan dalam beberapa minggu terakhir.

Selanjutnya, atur notifikasi hanya untuk hal yang benar-benar penting. Notifikasi lain bisa dimatikan atau dibatasi.

Bersihkan email dan pesan secara bertahap. Gunakan fitur arsip atau folder agar inbox lebih teratur.

BACA JUGA:7 Langkah Digital Decluttering Jika Laptop Lemot dan HP Penuh

BACA JUGA:Digital Detox, Rehat Sejenak dari Teknologi Demi Mengurangi Stress

Luangkan waktu rutin, misalnya sebulan sekali, untuk menata ulang ruang digital. Kebiasaan ini membantu mencegah kekacauan kembali terjadi.

HP yang penuh tidak hanya berdampak pada kinerja perangkat. Kondisi tersebut juga memengaruhi kesehatan mental penggunanya.

Digital declutter menjadi langkah sederhana namun berdampak besar. Dengan ruang digital yang lebih rapi, pikiran pun bisa bernapas lebih lega.

Membersihkan ponsel mungkin terlihat sepele. Namun, dari situlah ketenangan dan fokus bisa kembali ditemukan. (*)

*) Mahasiswa magang dari Prodi Ilmu Komunikasi, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: diolah dari berbagai sumber